Aleix Espargaro Butuh Jaminan Jika Memang Perpanjang Kontrak Dengan Aprilia

Aleix Espargaro. foto: motogp.com

Aleix Espargaro telah siap untuk menandatangani kontrak MotoGP terakhirnya dengan Aprilia. Tapi dia meminta jaminan dan tantangan soal Andrea Iannone. “Saya ingin menjadi bos”.

Bursa pasar pembalap di MotoGP sedang dalam proses pemanasan setelah Jack Miller pindah ke pabrikan Ducati. Begitu juga yang terjadi di tim Aprilia yang sampai sekarang masih deg-degan menunggu keputusan sidang TAS soal pembalapnya yang terkena kasus doping Andrea Iannone.

Sementara Aleix Espargaro tampaknya ingin melakukan penandatangan sesegera mungkin dengan kontrak dua tahun bersama Aprilia. Jika terkabul maka mungkin ini adalah kontrak terakhirnya di kelas MotoGP.

Aleix Espargaro. Foto: motogp.com

“Pembicaraan berakhir dua minggu lalu. Kami akan mencapai kesepakatan. Saya selalu mengatakan bahwa saya ingin pensiun dengan Aprilia. Saya sudah tahu seperti apa motor itu, jauh lebih kompetitif. Tetapi yang paling penting adalah proyek teknisnya, jika saya memperbarui dengan Aprilia itu akan menjadi kontrak terakhir saya, saya tidak tahu apakah itu akan untuk dua tahun atau lebih. Yang tidak saya inginkan adalah ada jeda, seperti yang terjadi pada Aprilia selama tiga tahun terakhir. Dan saya ingin proyek teknis terus tumbuh dan dalam hal ini, seperti yang saya yakini, saya ingin menjadi pemimpin di tim ini,” ungkap kakak dari Pol Espargaro ini.

BACA JUGA  Rivola Sang Bos Aprilia Tetap Inginkan Aleix Jadi Andalannya

Sebuah pesan jelas yang mungkin tidak disukai Andrea Iannone, terutama mengingat mereka pernah berseteru tentang siapa yang menjadi leader pengembangan mesin Aprilia. “Mereka ingin tetap membawa Andrea ke tim ini,” kata Aleix.

Tapi semuanya akan tergantung pada proses peradilan. Dalam skenario terburuk, akan ada pintu terbuka untuk Danilo Petrucci di Aprilia. “Danilo telah diremehkan dan sekarang dalam situasi yang sulit. Tampaknya Jack Miller adalah Casey Stoner yang baru dan Danilo tidak berguna. Tetapi waktu menempatkan semua orang di tempatnya masing-masing. Bagi saya, pembalap hebat yang dimiliki Ducati adalah Dovizioso, rugi kalau tidak diperpanjang,” tutup Aleix Espargaro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here