Alex Marquez Harus Lepas Dari Bayang-Bayang Kakaknya 

Alex dan Marc Marquez. Foto: motogp.com

Saat tim Honda Repsol mengumumkan pengganti Jorge Lorenzo banyak orang yang terkejut ketika pilihannya adalah Alex Marquez. Penandatangan kontrak yang dilangsungkan di Valencia tersebut banyak menghasilkan sindiran ke Alex karena dia adalah adik Marc.

Kehadirannya di tim Repsol Honda dikaitkan dengan satu paket perpanjangan kontrak kakaknya. Setidaknya hal itulah yang muncul di banyak persepsi orang-orang di MotoGP. Tapi Alex berusaha meyakinkan bahwa jika dia memang layak untuk dikontrak oleh pabrikan Honda di tim utama.

Alex Marquez datang ke Honda dengan resume yang cukup bagus. Bermodalkan 2 gelar juara dunia dia memang layak untuk menggantikan Lorenzo. Dan hasilnya memang benar dengan kontrak satu tahun dia berhasil berbagi paddock dengan kakaknya, Marc Marquez di Honda Repsol.

BACA JUGA  Valentino Rossi: Gelar Juara Dunia Bagi Marc Marquez Masih Terbuka

“Pada hari Minggu di Valencia saya masih tidak tahu apakah saya akan menandatangani kontrak dengan Honda atau tidak. Itu adalah akhir pekan yang sangat rumit buatku. Bahkan saya belum menandatangani apa pun. Mungkin akan lebih baik jika itu terjadi di Malaysia di mana ada lebih sedikit penggemar, karena di Valencia setiap orang yang minta berfoto selalu bertanya kepada saya apakah saya akan ke Honda,” kata Alex.

Pembalap Spanyol itu kemudian melanjutkan, “Marc selalu banyak melindungi saya. Namun di satu sisi ia menghancurkan saya dengan memenangkan semua gelarnya. Saya mencoba untuk fokus pada karir saya. Kejuaraan Moto3 dan Moto2 menghabiskan banyak biaya, tetapi dengan kerja keras saya berhasil melakukannya,” tambah Alex.

BACA JUGA  Rossi dan Marquez Belum Berdamai, Benarkah? Ini Kata Petinggi MotoGP

Akhirnya Alex Marquez menyimpulkan jika mimpinya adalah menjadi seorang juara dunia MotoGP. “Saya bermimpi menjadi juara dunia MotoGP, itu adalah langkah terakhir, yang paling sulit, di mana hanya yang terbaik yang menang. Ada banyak orang yang mengatakan bahwa mereka menempatkan saya di Honda hanya karena saya adalah saudara Marc dan mereka tidak melihat kemenanganku di Moto3 dan Moto2. Tidak ada yang aneh memang, tapi saya sangat layak berada di Honda,” tegasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here