Aprilia dan KTM Mendapat Dispensasi Kembangkan Mesin Hingga Juni

Aprilia dan KTM. Foto: motorsport.com

Awal kehebohan bermula ketika Aprilia yang meminta Komisi Grand Prix (GPC) untuk di perbolehkan tetap mengembangkan mesin baru mereka. Mesin baru Aprilia dengan konfigurasi V4 90 derajat tersebut masih membutuhkan test daya tahan hingga mendekati awal musim 2020 yang tertunda.

Sebelumnya, telah ada putusan jika mesin dari semua pabrikan akan dibekukan sepanjang tahun, ini sudah ketentuan dari homologi yang diajukan pada bulan Maret selama pengujian di Qatar, dengan tujuan untuk kepentingan penghematan biaya setelah pandemi global coronavirus.

Namun, produsen konsesi Aprilia dan KTM telah diberikan pengecualian untuk ini, dan akhirnya sekarang mereka berdua dapat mengembangkan mesin mereka hingga 29 Juni. Sementara itu khusus pabrikan non konsesi yakni Honda, Yamaha, Suzuki dan Ducati akan dipaksa untuk menggunakan spesifikasi mesin yang sama mulai dari musim 2020 hingga musim 2021.

BACA JUGA  Spanyol Kini Berlakukan Karantina, Bagaimana Nasib MotoGP

Juga telah diputuskan bahwa empat produsen non konsesi tidak akan dapat memperoleh konsesi tahun ini. Dalam keadaan normal, jika dalam satu musim balap tanpa hasil podium tiga teratas maka akan cukup bagi pabrikan untuk mendapatkan konsesi, yang meliputi pengembangan mesin tanpa batas, mesin ekstra untuk digunakan dalam satu musim dan bolehnya penampilan wildcard tambahan (enam bukannya tiga), seperti Suzuki yang pernah didapatkan Suzuki pada tahun 2017 lalu.

Namun, Aprilia dan KTM masih akan dapat kehilangan konsesi mereka jika mereka memperoleh enam poin konsesi (yakni jika berhasil finish 3-2-1 atau tiga besar). Setiap poin konsesi yang diperoleh tahun ini akan berlaku selama dua tahun.

BACA JUGA  Aleix Espargaro Posisi Teratas Catat Waktu Terbaik Tes Terakhir Misano

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here