Bisakah Klaim Asuransi Kendaraan Korban Banjir?

Ilustrasi Foto

Melihat banyak kendaraan dari mobil hingga terendam bahkan hanyut oleh banjir di Jabodetabek awal tahun 2020, terbersit pertanyaan, bisakah klaim asuransi kendaraan korban banjir? Jawabannya bisa iya bisa juga tidak. Julian Noor, Chief Executive Officer PT Asuransi Adira Dinamika Tbk. (Adira Insurance) menjelaskan bahwa klaim hanya berlaku bagi pemegang polis yang sudah memperluas dengan jaminan resiko banjir.

“Agar klaim banjir dapat diterima konsumen harus memastikan dengan membeli perluasan jaminan yang diakibatkan oleh banjir. Pelanggan, harus memahami isi dari polis asuransi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis resmi.

Pelanggan yang memiliki perluasan jaminan banjir juga dapat ditolak oleh asuransi. Hal itu dapat terjadi apabila konsumen didapati secara sengaja mengendarai kendaraannya saat banjir.  “Sudah tahu ada banjir, pelanggan tetap nekat menerobos banjir tentunya pihak asuransi akan menolak klaim ini. Yang terjadi saat ini banyak kendaraan yang posisinya sedang parkir di rumah dan ternyata diterjang banjir. Hal itu bisa dicover tetapi tetap harus ada perluasan jaminan banjir,” katanya.

BACA JUGA  Tindakan Awal untuk Motor Korban Kebanjiran

Julian menuturkan pihaknya memiliki tiga produk yang dapat melindungi konsumen dari risiko banjir, yakni Autocilin, asuransi mobil dan Motopro untuk sepeda motor. Pelanggan yang ingin melakukan evakuasi kendaraan, Adira Insurance menyediakan call center Adira Care 1500 456 yang menerima laporan maupun permintaan bantuan evakuasi selama 24 jam.

Selain itu, untuk perluasan jaminan banjir terhadap kendaraan bermotor, Adira Insurance memiliki fasilitas towing car atau mobil derek, Emergency Road Assistance, serta ambulance yang siap membantu dalam kondisi darurat di jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here