Carlo Pernat Bikin Kontroversi Lagi, Kali Ini Soal Marquez dan Rossi

Valentino Rossi dan Marc Marquez. Foto: motogp.com

Carlo Pernat membuat statemen yang kontroversial lagi. Kini dia mengatakan jika Marc Marquez harus berani pindah ke merek lain dan juara jika ingin melampaui prestasi Valentino Rossi. Sang komentator MotoGP dan manajer para pembalap ini baru-baru ini berbicara tentang berbagai topik yang menyangkut masa kini dan masa depan MotoGP di GPone.com.

Carlo Pernat merupakan tokoh penting di paddock MotoGP. Komentator dan manajer asal Italia tahu banyak seluk-beluk balap terutama di kelas MotoGP. Dengan ketegasan dan kontroversial yang menjadi ciri khasnya, kini ia memberikan pendapatnya tentang kemungkinan kembalinya Iannone ke Ducati, masa depan Valentino Rossi dan kelangsungan Marc Márquez dengan Honda selama empat tahun lagi.

Pernat berbicara tentang kemungkinan bahwa Andrea Iannone harus kembali ke Ducati yakni ke tim Pramac. “Kontrak Iannone berakhir pada akhir 2020, selalu mempertimbangkan bahwa adalah mungkin untuk dia melakukannya. Dia sangat dekat dengan Paolo Campinoti, pemilik Pramac dan dia bersahabat baik dengannya. Kontraknya, mungkin dengan insentif yang bisa dikaitkan dengan hadiah, akan dapat diterima oleh Iannone karena ia dilahirkan untuk balapan dengan motor Ducati,” kata Pernat di GPOne.com.

BACA JUGA  Sekali Kecelakaan Dengan Motor MotoGP Berapa Total Kerugiannya?
Carlo Pernat. Foto: GPOne.com

Pernat menegaskan bahwa Iannone melakukan kesalahan dengan meninggalkan Ducati. Namun, ia menekankan bahwa Aprilia telah berperilaku sangat baik dengannya yang memberinya semua dukungan yang diperlukan saat sekarang ia sedang menghadapi masalah hukum karena kasus doping. Dengan fakta ini, ia menganggap bahwa Iannone akan menunjukkan kesetiaannya kepada pabrikan Aprilia dengan tetap bersama mereka. Selain itu, motor Aprilia saat ini jauh lebih baik dan beradaptasi dengan pembalap asal Italia itu.

Topik lain yang dibahas selama wawancara adalah masa depan Valentino Rossi. Carlo Pernat jelas bahwa Rossi akan berlanjut pada 2021, oleh karena itu ia berani memberinya nasihat ketika ia pensiun. “Saran saya adalah tetap di lingkungan balap meskipun sudah pensiun. Mungkin dia bisa melakukan beberapa balapan di Rally atau Endurance karena dia tidak bisa duduk diam selain memimpin timnya. Dia juga menyambut baik apabila Rossi pindah ke Superbike.

BACA JUGA  Carmelo Ezpeleta Merestui Valentino Rossi Pindah ke Tim Petronas

Pernat juga berbicara tentang Marc Márquez. Mantan pembalap itu percaya bahwa Marc tumbuh dewasa dengan menonton karier Rossi dan bahwa ia selalu ingin mengalahkannya dan memecahkan rekornya. “Untuk ini dia harus bersaing dan menang dengan motor lain, karena sampai saat ini dia baru menang dengan Honda di MotoGP,” katanya. Juga, dia berpikir kontrak empat tahun yang baru saja dia tandatangani dengan pabrik Jepang itu salah.

“Menurut pendapat saya, dia menutup kontrak dengan besaran 80 juta Euro. Semua sebagai komitmen dari Honda dan saya pikir dia memasukkan saudaranya ke dalam paketnya,” tambah Pernat. Menurut komentator ini, hanya KTM yang bisa menawarkan kontrak serupa kepadanya. Selain itu, ia berkomentar bahwa Honda dulu menderita memiliki Valentino Rossi karena mereka menganggap yang hebat dan pemenangnya adalah motornya, bukan pembalapnya. Sampai kini Márquez datang dan mengubah cara berpikirnya, itu sebabnya, menurut Pernat, semua orang yang datang ke tim pabrik akan selalu menjadi yang terpenting kedua setelah motor.

BACA JUGA  MARQUEZ: ROSSI DAN SAYA MEMILIKI HUBUNGAN YANG BAIK

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here