Carlo Pernat: MotoGP Butuh Valentino Rossi Agar Tetap di Tonton

Valentino Rossi. Foto: otosportif.com

Hingga kini rencana untuk mengawali balapan MotoGP musim 2020 masih dalam tahap persiapan. Istilah Restart atau memulai kembali balapan adalah sebuah keharusan dari promotor Dorna untuk melangsungkan MotoGP dan Grands Prix-nya. Kini semua daya dan upaya Dorna sangat dipertaruhkan disini, kesaktiannya bernegoisasi dengan beberapa negara di uji oleh keadaan saat ini. Tapi satu hal yang terpenting adalah MotoGP membutuhkan jasa Valentino Rossi untuk tetap berada di MotoGP setidaknya hingga musim depan agar kondisi terpuruk ini bisa terangkat lagi.

Setidaknya itulah yang coba diangkat oleh seorang pemerhati MotoGP yang juga sempat menjadi manajer beberapa pembalap MotoGP. Kondisi yang serba runyam dan kerugian yang tidak bisa dihitung ini harus segera diselamtkan dan dicari jalan keluarnya. Dengan memulai kembali balapan akan meletakkan prinsip Dorna pada jalan yang benar tapi untuk membuat semua itu terjadi dibutuhkan vitamin atau penarik agar gelaran ini masih menarik untuk ditonton, salah satunya tentu saja tetap mempertahankan Valentino Rossi untuk tetap berada diatas sedel motor hingga musim 2021 atau 2022.

BACA JUGA  Ini Kata Bunda Valentino Rossi, Stefania Palma Soal Keputusan Rossi

Meski nanti balapan bakal berjalan tanpa penonton dan banyak sekali yang akan dikurangi baik personil maupun kegiatan, mestinya gelaran MotoGP harus mempunyai daya jual lebih tinggi dari sebelumnya. Maka dari itu kehadiran seorang Valentino Rossi dengan auranya akan tetap membawa audeiens yang setia meskipun mereka hanya bisa melihat dari televisi. Bagi para pembaca yang belum pernah melihat tontonan GP secara langsung mungkin mereka tidak tahu seberapa besar fans Rossi yang memadati sirkuit dimanapun GP digelar. Maka dari itu kekhawatiran jika tidak ada Rossi maka penonton GP juga akan berkurang setidaknya dari fans beratnya yang jumlahnya jutaan tersebut.

Carlo Pernat. Foto: GPOne.com

Pentingnya Valentino Rossi di paddock dan sekitarnya diingatkan oleh Carlo Pernat yang mengenalnya dengan sangat baik. Terlebih lagi meski dengan adanya wabah ini atau tidak ada kehadirannya masih dianggap penting setidaknya 2 musim kedepan. “Dari apa yang saya lihat tahun lalu, Rossi sepertinya tidak akan berhenti dulu. Paspornya mungkin mengatakan dia berusia 41 tahun, tapi itu hanya angka. Dia masih seperti umur 26 atau 27 tahun. Dia memiliki fisik yang kuat, tajam, dia sering berlatih. Aku kenal dia dengan baik dan dia sangat takut untuk pensiun. Sepeda motor adalah dunia bermainnya layaknya di Disneyland. Dia bersenang-senang seperti orang gila dan dia selalu ingin menang,” kata Pernat pada media Sportfair.

BACA JUGA  Valentino Rossi Dipastikan Akan Segera Berlatih di Misano

“Dia masih bisa bersaing di 5 besar dan mungkin beberapa kali masih bisa podium. Saya juga teman baik Giacomo Agostini, dan jika dia berhenti di usia 37, itu karena dia selalu ingin menang. Sedangkan Valentino bahkan tetap senang meskipun dia hanya finish keempat atau kelima dan dia tidak peduli. Kita akan lihat nanti pada 2021, dan kita masih akan melihatnya,” katanya.

Pernat yang asli Italia ini juga mengakhiri komentarnya dengan statemen, “Balapan ini harus memulai kembali dengan Valentino. Pada saat dia pergi nanti, akan sulit untuk menjaga penonton yang ada di sana karena mereka menyukai karakternya bukan semata menyukai balapannya,” pungkasnya.

BACA JUGA  Ini Jawaban Valentino Rossi, “Saya Berharap Tetap Melanjutkan”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here