Cerita Perkenalan Valentino Rossi dan Morbidelli Yang Terjalin Sejak Lama

Valentino Rossi dan Franco Morbidelli berlatih di VR46 Academy. Foto: Valentino Rossi VR46 Official

Franco Morbidelli adalah pembalap pertama dari VR46 Riders Academy yang berhasil menjadi juara dunia pada tahun 2017. Sedangkani di Kejuaraan Dunia MotoGP 2019, pembalap Italia itu hanya tiga tempat di belakang gurunya dan tahun depan mereka bisa menjadi rekan satu tim di Petronas SRT.

Valentino Rossi yang kini berusia 41 tahun telah menemukan sejumlah bakat baru yang menjanjikan di VR46 Riders Academy nya. Nama-nama bakat menjanjikan itu tidak hanya saudaranya Luca Marini dan Pecco Bagnaia, Andrea Migno, Niccolò Antonelli, Lorenzo Baldassarri, Nicolò Bulega, Marco Bezzecchi atau Celestino Vietti , tetapi juga mantan juara dunia Moto2 berusia 25 tahun, Franco Morbidelli.

Murid pertama yang bergabung di VR46 Academy. Foto: motogp.com

Bagaimana Rossi bertemu Morbidelli, yang aslinya bahkan ibunya dari Brasil itu? “Aku kenal Franco selama sepuluh tahun. Dia adalah pembalap pertama di akademi kami. Dia berasal dari Roma, meskipun pada kenyataannya ibunya berasal dari Brasil tapi ayahnya dari Roma. Ayah Franco adalah pembalap motor dan pindah ke Tavullia karena dia ingin Franco memiliki peluang bagus untuk karier balapnya,” cerita Rossi yang juga mengatakan jika Franky sering mengunjungi rumah Luca Marini sejak dia baru berusia 10 tahun. Setelah kedekatan seperti keluarga, Valentino Rossi juga mengatur manajerial pembalap campuran Italia-Brasil ini.

BACA JUGA  Lin jarvis Tetap Berharap Rossi Tidak Pensiun Tahun Depan

Valentino kemudian melanjutkan jika ayah Franco kemudian bertanya kepada ayahnya, Graziano apakah mungkin untuk mendukung Franco. “Beberapa waktu yang lalu dia mulai berlatih dengan saya dan Marco Simoncelli. Kami berlatih di lereng di Cavallara dengan motor trail 450. Sejak saat itu kami menjadi teman. Saya yakin sejak awal kalau Franco memiliki potensi besar dan banyak bakat. Dia bisa melakukan banyak hal. Dia memenangkan Kejuaraan Dunia Moto2 pada tahun 2017 dan menunjukkan banyak keahliannya saat itu dengan delapan kemenangan GP. Saat kami berlatih bersama, Morbidelli selalu sangat kompetitif. Itu sebabnya saya curiga dua tahun lalu. Jika dia datang ke Kejuaraan Dunia MotoGP, dia akan menjadi masalah bagi banyak lawannya,” tambahnya di Speedweek.com.

BACA JUGA  Fabio Quartararo Hasil Yang Baik Pasca Operasi Tangan Musim Lalu
Franco Morbidelli. Foto: motogp.com

Tahun pertamanya di MotoGP tahun 2018 agak sulit yakni di tim Marc VDS-Honda dengan hanya mampu menduduki peringkat 15 di kejuaraan dunia dan hasil terbaiknya adalah finish di tempat 8 di Phillip Island. Tapi tahun 2019 Franky sapaan akrabnya, bisa cepat meski karirnya tertutup oleh rekan satu timnya di Petronas Yamaha, Fabio Quartararo. Namun meski begitu capaian Morbidelli sangat bagus dan dia bisa berada di peringkap ke 10 dengan 115 poin di belakang Crutchlow dan di depan Pol Espargaró. Dan sekarang semakin terlihat prestasinya akan menjulang karena bersama dengan mentornya Rossi akan menjadi rekan satu tim dengan Petronas-Yamaha pada 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here