Di Bekap Cidera Masihkah Marquez Sekuat Tahun Lalu

Marc Marquez. Foto: motogp.com

Salah satu musuh pembalap yang paling menakutkan adalah cidera, bukan pembalap atau pesaing lain. Kondisi badan yang fit adalah kunci utama kesuksesan seorang rider khususnya di MotoGP. Sudah banyak contoh penyandang gelar juara dunia yang prestasinya menurun setelah mengalami cidera parah. Musim balap 2020 ini Marc Marquez mengawali musim ini dengan modal cidera dan proses penyembuhan pasca operasi belum 100 % maksimal.

Kini apa yang pernah dialami oleh Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi nampaknya menghantui seorang Marc Marquez. Bermodalkan juara dunia namun memulai kompetisi dengan kondisi badan yang belum fit seutuhnya. Kita bisa kembali ke beberapa tahun yang lalu dimana Jorge Lorenzo pun juga terbenam karirnya setelah cidera dan bahkan harus rela gelar juara dunia beralih ke Marc Marquez. Begitu juga dengan Valentino Rossi yang harus kesulitan menaklukkan motor Ducati yang bila kita telaah ada faktor cidera yang belum sembuh dan berkepanjangan. Belum lagi seorang Dani Pedrosa yang juga harus mundur dan pensiun karena cidera yang tak bisa sembuh.

BACA JUGA  Tiga Kemenangan Rossi Yang Paling Favorit, Melawan Siapa Saja?

Kasus di Marc Marquez ini bisa jadi akan seperti rekan-rekannya diatas tapi juga bisa sebaliknya. Apabila cidera yang dialami oleh Marquez masa penyembuhannya bisa cepat tahun ini mungkin masih bisa kompetitif. Namu jika pada seri pertama di Qatar besok belum sembuh dipastikan gelar juara dunia tahun ini akan berat. Akan berat menjadi seorang pembalap yang pada setiap balapannya harus mendapatkan suntikan penghilang rasa sakit. Kini Marquez hanya berharap bisa cepat pulih dan tak ada cidera pada bahu yang berkepanjangan.

“Situasinya kini memang berbeda jika dibandingkan tahun lalu. Tahun ini saya memulainya dengan kondisi yang jauh berbeda dengan tahun lalu. Posisi ke 12 di test hari pertama bukanlah hasil yang memuaskan. Saat datang kesini saya sudah terbayang akan kondisi ini tapi ternyata lebih parah dari yang saya bayangkan, terutama setelah satu lap masuk lintasan. Test hari pertama bisa melakukan 35 lap dan mungkin nanti bisa 45 lap memang harus selangkah demi selangkah kalau tidak mungkin malah nggak bisa finish. Yang pasti saya harus cepat bisa pulih,” kata Marquez setelah menyelesaikan Test di hari pertama di Sepang.

BACA JUGA  SELAIN MARQUEZ INI DAFTAR PEMBALAP YANG SUKSES KONTRAK PANJANG DENGAN 1 TIM

Marquez sendiri juga tidak tahu pasti kapan akan sembuh total dari cideranya, yang dia harapkan adalah secepatnya karena seri pertama segera akan tayang dalam hitungan minggu saja. Mungkin luka pasca operasinya bisa cepat sembuh tapi yang dia khawatirkan adalah otot dan syaraf yang seharusnya bisa cepat kuat seperti sediakala.

Untuk mempercepat penyembuhannya tersebut Marquez telah banyak melakukan usaha untuk pemulihan dalam beberapa minggu ini. Antara lain 92 kali masa rehabilitasi, 250 jam berlatih fisik di Gym dan berenang. Dia bahkan tidak mengambil masa liburan demi mempercepat pemulihannya. Di kondisi normal pemulihan cidera tersebut biasanya membutuhkan waktu sekitar 4 bulan, namun dengan konsentrasi penuh untuk pemulihan Marquez berharap bisa lebih cepat dengan banyak berlatih untuk memperkuat otot-ototnya.

BACA JUGA  Aturan Pemakaian Mesin MotoGP Berubah dan Tes Moto2 dan Moto3 Ditiadakan

Apakah tim Honda khawatir dengan kondisi Marquez tersebut, tentu saja. Bahkan sang Manajer tim Alberto Puig pun pernah menanyakan apakah Marquez siap dengan segala konsekuansi setelah operasi. “Alberto bertanya pada saya apakah saya siap dengan kenyataan pasca operasi yang pastinya akan menyiksa. Dan saya menjawab siap. Memang akan sangat sulit sekali secara mental namun memang harus dihadapi. Inilah resiko dari pekerjaanku, balap tidak hanya untuk menang saja namun juga banyak hal lain. Gaya balapku memang mempunyai resiko tinggi dan ini salah satu bagian dari resiko tersebut,” ungkap Marquez seperti dilansir di GPone.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here