Ditikung Yamaha, Carlo Pernat Salahkan Ducati

Carlo Pernat. Foto: GPOne.com

Carlo Pernat, pengamat senior di kancah balap MotoGP kembali melontarkan kritik pedas. Kali ini kritik tokoh yang pernah menangani Valentino Rossi semasa di GP250 bersama Aprilia ini mengarah kepada Ducati. “Dari kejadian Maverick Vinales dikontrak Yamaha hingga 2022, sekitar 60% dipengaruhi karena kesalahan pihak Ducati. Sisanya, 40%, adalah keberanian Yamaha yang dengan segera memutuskan mengontrak Vinales,” ujarnya via GPOne.com pada Rabu, 29 Januari 2020.

Tidak lama berselang, Yamaha pun mengumumkan bahwa resmi mengontrak Fabio Quartararo unutk mendampingi Maverick Vinales di tim utama. Fabio Quartararo dikontrak Yamaha Motor Company untuk musim balap MotoGP2021-2022. Kontrak ini membuat Fabio Quartararo menggeser tempat yang selama ini diisi Valentino Rossi. Valentino sendiri masih menunggu hingga pertengahan musim untuk memutuskan ke mana karir balapnya akan mengarah.

BACA JUGA  Alex Telikung Kakaknya Sendiri dan Rossi Berhasil Podium

Setelah kedua pembalap incaran utama Ducati ini gagal digaet, Pernat menilai Ducati harus fokus dan bergerak cepat untuk bisa menggaet incaran mereka. “Pilihan terbaik Ducati adalah Vinales dan Fabio. Ketika Vinales mendapat kontrak, jika saya adalah manajer Ducati pasti secepat mungkin merogoh dompet dan mungkin menawarkan kontrak ke Fabio,” ujarnya.

Namun, Ducati bisa dibilang kecolongan lagi karena akhirnya Vinales dan Fabio masih tetap bersama Yamaha. Bursa perburuan pembalap top MotoGP berlangsung sangat dinamis. Ducati yang dikabarkan serius mendekati Vinales dan Fabio ditikung Yamaha dan harus mengakui kalah bermanuver dalam memburu pembalap top.

Pernat yang juga pernah mejadi manajer bagi Andrea Iannone dan mantan pembalap Loris Capirossi ini mengungkapkan bahwa pembalap utama Ducati saat ini, Andrea Dovizioso performanya bagus dan bahkan mendekati fenomenal. Pembalap lainnya seperti Danillo Petrucci, Jack Miller, hingga pembalap muda Francesco Bagnaia masih perlu membuktikan kecepatan dan konsistensinya.

BACA JUGA  Suzuki Bawa Oli MotoGP ke Indonesia

Untuk MotoGP 2020 ini, ada 6 pembalap yang menggunakan Ducati Desmosedici, paling banyak dibanding pabrikan lain. Selain Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci di tim utama, ada nama Jack Miller dan pembalap muda Francesco Bagnaia di tim Pramac, serta Tito Rabat dan rekrutan teranyar, yaitu Johann Zarco di tim Avintia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here