Dorna Pesan 10.000 Alat Tes Covid-19, MotoGP Mulai Juli-Agustus?

Foto: motogp.com

Sepertinya balapan MotoGP musim 2020 akan segera dimulai. Ini terlihat dari pemesanan alat tes untuk mendeteksi virus Covid-19 yang telah di order Dorna sebanyak 10.000 unit. Dan kemungkinan akan dimulainya balapan MotoGP bisa terjadi antara akhir Juli atau pertengahan Agustus 2020.

Carmelo Ezpeleta terlihat serius untuk menyelamatkan balapan MotoGP agar tetap bisa di gelar tahun ini. Meski tidak bisa seluruh seri namun upaya untuk tetap menggelar dengan 10 seri bisa di wujudkan dan beberapa diantaranya bisa di belahan Eropa ataupun kawasan benua Asia.

“Kami sudah berembuk dengan otoritas penyelenggara MotoGP setempat tentang bagaimana yang terbaik. Contohnya dengan Spanyol kita berbicara dengan Superior Sports Council dan di negara Itali kita berdiskusi dengan Italian Olympic Committee,” jelas bos Dorna ini yang juga menyinggung tentang ide awal ini bisa dimulai pada awal Juli untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal.

BACA JUGA  Aturan Pemakaian Mesin MotoGP Berubah dan Tes Moto2 dan Moto3 Ditiadakan

Tentunya akan ada pembatasan yang akan di lakukan seperti tidak ada penonton dan semua liputan hanya dilangsungkan dan disiarkan di televisi. Selain itu jumlah mekanik dan kru tim akan dikurangi dan wartawan juga tidak diperkenankan untuk meliput event ini. Semua orang yang memasuki paddock MotoGP akan diperiksa dengan teliti sebelum dan sesudah setiap acara. Untuk alasan ini, Dorna telah meminta 10.000 alat tes untuk coronavirus.

“Dalam skenario yang saat ini kami pertimbangkan, ini akan menjadi balapan tertutup dengan sesedikit mungkin staf di sirkuit baik untuk orang, tim, dan organisas,” lanjutnya. Bahkan kabarnya agar bisa berjalan dengan mulus tim harus mengisi formulir untuk menunjukkan personil yang benar-benar diperlukan. Permintaan tersebut datang lewat email dari IRTA dalam beberapa hari terakhir. Ada desas-desus hingga 40 orang untuk tim pabrikan, 25 untuk tim satelit, itu sudah termasuk pembalapnya.

BACA JUGA  Spanyol Kini Berlakukan Karantina, Bagaimana Nasib MotoGP

Menyangkut ketidakhadiran para peliput atau wartawan di sirkuit, Dorna sudah berupaya untuk mencarikan jalan agar bisa tetap mendapatkan berita. “Kami akan menemukan cara untuk melakukan konferensi pers digital untuk hal-hal seperti itu. Saya sudah mengatakan itu adalah skenario terburuk yang mungkin terjadi, tetapi mari kita lihat apa yang mereka izinkan kami lakukan. Tergantung pada jumlah akhir karyawan yang ikut, setelah itu kami dapat mempertimbangkan untuk kuota wartawan. Tetapi rasanya agak sulit, karena beberapa tidak dapat disahkan dan yang lainnya tidak, tergantung pada implikasinya. Kami sedang mempertimbangkan kebutuhan minimum untuk berlomba. Kami juga harus memikirkan staf televisi. Sekali lagi, staf harus dikurangi menjadi paling minimum,” pungkasnya.

BACA JUGA  Ini Dia Sirkuit Yang Sudah Siap Menggelar MotoGP dan Formula 1

Okelah jika memang harus mengurangi banyak orang yang terlibat di dalam balapan ini. Namun yang penting adalah kapan resminya balapan ini akan digelar karena para fans juga tidak sabar. Terpenting adalah semua keputusan tersebut diatas setidaknya harus sudah selesai pada akhir Mei.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here