Ducati GP20 Akan Tampil Lebih Fresh, Knalpot Dibikin Beda

Ada yang baru dibagian depan Ducati. Foto: motogp.com

OTOPORTIF – Di musim MotoGP 2020 kita akan melihat Ducati Desmosedici dengan detail aerodinamis yang berbeda dan knalpot lurus untuk Andrea Dovizioso dan pembalap lainnya.

Ducati menggunakan tes MotoGP di Misano kemarin untuk membuat sentuhan akhir dalam hal aerodinamika dan lainnya. Untuk beberapa waktu Andrea Dovizioso telah meminta perbaikan jarak tempuh jarak jauh GP Desmosedici.

Permintaan ini sebenarnya atas saran pembalapnya Andrea Dovizioso. Untuk mengetahui hasilnya kita memang harus melihatnya saat balapan Jerez. Sirkuit yang biasanya tidak disukai untuk para pasukan merah ini.

Dengan karakter sirkuit yang banyak lekuk-lekuknya dan sempit serta membutuhkan jarak yang baik, Jerez memang kurang cocok untuk Ducati.

BACA JUGA  Ditikung Yamaha, Carlo Pernat Salahkan Ducati

Dalam tes terakhir di Misano, pembalap penguji Michele Pirro mengendarai Ducati yang sepertinya dipasangi komponen karbon aeronautika. Sekali lagi teknisi Ducati telah banyak menggunakan aerodinamika.

Mereka banyak mengerjakan pada detail, karena mesin dan aero-body dibekukan sampai akhir musim MotoGP 2021. Penutup atau Cover yang lebih besar dari biasanya ada di roda depan, agar lebih maksimal saat memotong aliran udara dan mengurangi turbulensi yang diciptakan oleh roda depan. Hasilnya, kecepatan yang lebih tinggi dapat dicapai.

Selain bekerja pada kerangka baru, Michele Pirro telah mengadopsi evolusi terbaru dari knalpot. Sekarang sepenuhnya lurus dan ditempatkan di bawah kotak. Pada model terakhir pada 2019 lebih kecil dan ada jalur keluar yang terletak di sebelahnya.

BACA JUGA  Jelang Seri 1 MotoGP Qatar: Suzuki Bakal Ikuti Jejak Yamaha

Tetapi Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci meminta agar pasokan gas buang yang lebih lancar. Tujuannya mungkin dapat ditemukan dalam kontrol yang lebih lembut dari akselerator pada fase pengiriman awal.

Knalpot sangat penting untuk karakteristik mesin, memengaruhi aliran gas yang dibuat dalam pembakaran untuk menciptakan lebih banyak daya, lebih sedikit daya, atau untuk mengatur pengiriman.

Ducati juga menemukan beberapa kesulitan dengan ban lunak Michelin yang baru di bagian belakang. Perubahan ini bisa menjamin motor yang lebih cocok untuk ban baru tersebut.

Apalagi, GP20 memiliki sayap lebih besar dari musim MotoGP 2019. Identik dengan lebih banyak CV yang membutuhkan kontrol roda yang lebih baik melalui beban aerodinamis. Tak lupa bahwa sistem holeshot di bagian depan telah digunakan sejak tahun lalu.

BACA JUGA  Ducati Tertarik Untuk Merekut Anak Troy Bayliss

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here