Era Kecerdasan Buatan (AI) Akan Segera Hadir di MotoGP

Foto: motogp.com

OTOSPORTIF – Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan sudah masuk kebebrapa bidang kehidupan. Baik diteknologi industri, rumah tangga maupun dunia otomotif.

Kini AI juga sedang dikembangkan dan dipersiapkan untuk dunia balap khususnya di balap MotoGP. Dengan adanya AI ini maka perannya akan menjadi lebih penting dalam evolusi sebuah motor prototipe.

Teknologi MotoGP selalu meberikan hal-hal baru baik dari mesin maupun aeorodinamika. Karena dibalap inilah semua teknologi terdepan dicoba dan dites pada motor prototipe sebelum nantinya disematkan pada produksi masal.

Bisa dibilang MotoGP adalah tempatnya para insinyur dunia dibidang otomotif untuk bereksperimen dengan teknologi dan inovasi terbaru. Keuntungan dari kemajuan teknologi ini tentu saja membuat para pembalap akan lebih mudah beradaptasi ataupun mengendalikan motor sesuai dengan gaya balap mereka begitu juga dengan para insinyur yang akan semakin mudah dalam bekerja.

BACA JUGA  Yamaha vs Ducati, Skor 2-0 Untuk Yamaha. Tapi Ducati Klaim Masih Punya Stok Pembalap Cepat

Tim yang selalu memiliki inovasi terbaik adalah tim Ducati dimana langkah-langkah mereka selalu diikuti oleh tim lain khususnya tim pabrikan Jepang. Di tim Ducati, para teknisi telah berulang kali menunjukkan bahwa mereka selangkah lebih maju dari para saingan mereka, terutama dalam hal aerodinamika.

Tetapi batas-batas teknologi baru di kelas utama ini akan segera bertambah mengingat Ducati mempunyai sponsor utama Lenovo. Teknologi kecerdasan buatan akan segera disematkan pada motor balap Ducati agar lebih mudah untuk dianalisa dan menjadi tangguh disetiap balapan.

Ini bukanlah cerita mengada-ada atau bahkan cerita fiksi ilmiah, ini adalah hal yang nyata di MotoGP. Belum lama ini dalam sebuah pertemuan dengan Lenovo, beberapa insinyur dari perusahaan Borgo Panigale (Ducati) ikut hadir diantaranya ada Davide Barana, Direktur Teknis Departemen Balap Ducati, Edoardo Lenoci, yang bertanggung jawab atas pengembangan Aerodinamika Ducati dan Gabriele Conti, kepala departemen sistem elektronik Ducati.

BACA JUGA  Pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir Selalu Ingin Lebih

Seperti dilansir dari media Spanyol ‘Marca’ mereka sudah mulai membentuk tim untuk menciptakan project ini. “Ini bukan lagi hanya tentang mengumpulkan data, tetapi juga menganalisis secara mendalam. Hal selanjutnya adalah Kecerdasan Buatan (AI),” kata Gabriele Conti kepada Marca.

AI memasuki kelas MotoGP

Tetapi bagaimana kecerdasan buatan ini akan menjadi bagian dari kelas utama (MotoGP? “Kurasa nanti di masa mendatang, karena kita membutuhkan sesuatu yang menurut kita lebih cepat daripada otak manusia. Dan kecerdasan buatan ini bisa melakukannya. Kami sudah menggunakan sebuah mesin untuk pembelajaran.

Kami juga sudah menggunakan beberapa parameter yang dihitung dengan mesin yang mampu menangani jumlah data yang luar biasa, yang bahkan tidak bisa kami lakukan sebagai manusia. Mesin ini bisa membuat perhitungan yang benar dan tepat untuk memiliki parameter secara real time. Dan yang kini kami sedang kerjakan adalah membantu para insinyur balap di sirkuit dan pabrik untuk membuat dan mengembangkan motor baru. Kurasa ini adalah masa depan,” tambah Conti.

BACA JUGA  Tes MotoGP Misano, Hari 1, Ada Apa Dengan Aprilia dan Ducati

Pembalap juga dilibatkan dalam hal pengumpulan data, karena mereka yang harus memiliki kemiripan teknik minimum untuk berkolaborasi dalam evolusi motor prototipe.

“Sayangnya, kita harus lebih sering melihat data daripada balapan. Ini adalah cara untuk memahami cara mengemudi yang lebih baik. Sebanyak 80 persen konfigurasi motor didasarkan pada data.

Di setiap balapan saya menerima email dengan tujuh halaman data dari kepala mekanik saya. Sudah seperti ini sejak tahun 2015. Saya masih menyimpan semuanya,” kata Danilo Petrucci yang agak mengeluh karena harus meluangkan waktu lebih banyak untuk membaca data daripada balapan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here