GARA GARA VIRUS, PEMBALAP HONDA INI DITUDUH RASIS OLEH FANS ASIA

Cal Crutchlow, LCR Honda Castrol. Foto: motogp.com

Merebaknya Virus Corono di China banyak sekali membuat dampak baik itu kesehatan, ekonomi dan lain sebagainya. Terbaru adalah kasus yang menimpa pembalap Honda LCR Castrol, Cal Crutchlow yang dianggap rasis setelah menolak untuk berfoto dengan fans dari China. Hal tersebut terjadi di sirkuit Sepang Malaysia beberapa hari yang lalu seperti di beritakan di gpone.com.

Sebuah blog di China memberitakan hal tersebut di mana Crutchlow dianggap rasis terhadap orang Asia khususnya orang China. Berikut ini terjemahan postingan dari blog yang berasal dari China tersebut.

“Baru-baru ini ada seorang pembalap MotoGP yang sedang melakoni test di Sepang Malaysia, tapi sayangnya sesuatu yang menyedihkan terjadi dan membuat fans dari China dan Asia sangat marah. Cal Crutchlow menolak menandatangani foto grup yang diminta dari grup fans yang berasal dari China dan memperingatkan jika hidupnya lebih berharga dan tidak mau terjangkit virus.

BACA JUGA  Arab Saudi Bikin Sirkuit Untuk Gelar F1 2023, MotoGP?

“Orang Asia banyak mempunyai virus, kau orang China punya Virus Sars,” kata Cal.

Hal itu bertolak belakang dengan video yang juga di post pada blog tersebut dimana menampilkan Marc Marquez, Alex Rins dan Fabio Quartararo yang menyemangati para fans tersebut agar tetap kuat menghadapi masalah yang melanda negaranya. Mungkin memang fans harus tahu juga karakter seorang Crutchlow yang memang mempunyai karakter yang terkenal aneh, bahkan perkataan dia yang orang Inggris ini lebih pedas lagi terhadap orang-orang Italia.

Sang Manajer Tim pun akhirnya angkat bicara setelah kasus ini mulai merebak di jagad medsos. “Baik Cal dan semua anggota tim yang melakukan test di Malaysia mendapatkan arahan jelas dari saya tentang kesehatan, terutama agar tidak terjangkiti. Hal ini sudah pernah terjadi pada saya sendiri dimana pada tahun 2017 lalu saya terkena virus flu babi dan harus di karantina 2 minggu lamanya. Saya menekankan pada tim untuk peduli dengan kabijakan kesehatan. Maka dari itu saya memberikan aturan-aturan untuk menghindari hal tersebut, seperti saat jabat tangan atau yang lainnya, dan juga selalu menggunakan cariran pembersih anti bakteri setelah melakukan kegiatan dengan fans. Menyangkut soal tuduhan dari Blog tersebut kepada Cal, saya bilang jika Cal tidaklah bermaksud seperti itu, dia hanya meminta asistennya untuk mengambilkan spidolnya sendiri untuk menandatangani. Pada saat itulah dia bercanda yang mungkin kemudian disalah artikan,” kata Lucio Cecchinello.

BACA JUGA  Dakar 2020, Honda CRF450 Rally Patahkan Dominasi KTM

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here