Harapan Rossi Hanya di Petronas, Quartararo Tetap Milik Pabrikan Yamaha

Valentino Rossi dan Fabio Quartararo. Foto: motogp.com

Kekacauan yang melanda di balapan MotoGP akibat wabah Covid-19 memberikan efek berantai ke semua lini. Tak hanya soal pendanaan para tim yang memang belum diterima semua kelas namun juga sudah menggangu sistem kontrak para pembalap. Ini berlaku khususnya pada kasus Fabio Quartararo yang sepertinya akan tetap pindah pada musim depan meski balapan juga belum menentu.

Awalnya tim Petronas SRT ingin tetap mempertahankan Fabio karena ada kejadian luar biasa. Sang pemilik tim yakni razlan Razali berpedoman jika Quartararo masih bisa tetap berada di timnya. Namun begitu tanda tangan kontrak Fabio dengan tim pabrikan Yamaha sudah terjadi bahkan hitam di atas putih, maka tim pabrikanlah yang mempunyai kuasa secara hukum di masa mendatang.

BACA JUGA  Valentino Rossi: Hubungan Saya Dengan Yamaha Lebih Dari Apapun

Kasus ini juga merembet ke nasib Valentino Rossi yang banyak digunjingkan akhir-akhir ini. Dimana Rossi mempunyai kesempatan untuk tetap berada di pabrikan Yamaha setidaknya setahun lagi. Namun dengan berita jika Quartararo akan tetap pindah maka pupuslah harapan para fans melihat Rossi masih berseragam Yamaha.  Tampaknya tidak ada harapan lagi. Impian Valentino Rossi dan para penggemarnya untuk melihat Doctor selama setahun untuk memakai warna tim resmi Yamaha harus pupus.

Skenario awal adalah Tim satelit Yamaha akan mempertahankan Quartararo, sementara Valentino Rossi akan tetap selama dua belas bulan lagi di pabrikan. Namun sayangnya, hipotesis ini tampaknya memiliki dasar yang sangat kecil. “Fabio telah menandatangani kontrak untuk pindah ke tim pabrikan, yang itu adalah merupakan mimpinya. Aku belum bicara dengannya, tapi aku yakin dia ingin pindah. Dan perjanjian telah dibuat hitam putih, tahun 2021 ditulis dan itu adalah sah,” jelas Herve Poncharal, bos Tech 3 dan kepala IRTA.

BACA JUGA  Valentino Rossi Yakin Punya Potensi Lebih Dengan Kru Baru

Menghadapi kenyataan ini, tidak ada lagi yang bisa dilakukan, “Kontrak adalah kontrak dan Fabio akan menjadi pembalap resmi Yamaha pada 2021. Namun, saya memahami masalah yang dihadapi Razlan, yang telah berinvestasi di sepeda motor pabrikan untuk 2021. Saya yakin dia merasa siap untuk musim yang luar biasa ini, di mana dia akan bisa memenangkan beberapa Grand Prix dan mungkin Juara Dunia,” lanjut Herve di situs speedweek.com.

Kini tim Petronas harus mengundurkan diri untuk tetap menggunakan jasa pembalap Prancis di kelas utama. “Sekarang Razlan bisa kehilangan semua senjatanya dan harus tetap menghadapi tahun 2021 yang masih tidak pasti, karena ia mungkin tidak lagi memiliki anggaran untuk sebuah sepeda motor dari Yamaha dan dia tidak tahu pembalap mana yang akan mengendarainya. Namun masih ada nama untuk menduduki kursi motornya yakni seorang Valentino Rossi,” tuturnya.

BACA JUGA  Alex Telikung Kakaknya Sendiri dan Rossi Berhasil Podium

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here