Ini Dia Sirkuit Yang Sudah Siap Menggelar MotoGP dan Formula 1

Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Foto: redbull.com

Sebelum kita jauh berbicara tentang sirkuit yang akan digunakan untuk seri pembuka balapan MotoGP 2020 ada baiknya kita membaca statemen dari CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta yang sedang menyimpulkan kapan kejuaraan akan benar-benar dimulai lagi. Infonya pada tanggal 27 ini akan ada pembicaraan dengan Jerman dan Belanda untuk melihat skenario apa yang akan terjadi pada akhir Juni. GP berikutnya akan sudah di mulai pada Juli, di Finlandia, tetapi ini rumit oleh masalah homologasi dan lainnya.

“Tergantung nanti pada Jerman apakah dapat menggelarnya atau tidak jika tanpa penonton, kami akan mengambil penilaian yang sesuai. Skenario paling optimis adalah memulai di Jerman, meskipun saya anggap sulit, tetapi kita harus menunggu. Yang lain akan dimulai pada bulan Juli dengan mentransfer beberapa tender yang telah ditunda, tetapi kami masih tidak dapat menawarkan apa pun kepada siapa pun. Ini adalah keputusan yang harus dibuat paling lambat pada bulan Mei, jadi ada waktu satu setengah bulan untuk mengatur semuanya,” tegas Carmelo Ezpeleta.

Jika pun nantinya Jerman dan Belanda tidak bisa menggelar seri pembuka MotoGP 2020 maka akan ada beberapa sirkuit yang telah siap digunakan. Jika, Sachsenring dan Assen batal sedangkan Finlandia masih terganjal ijin maka satu-satunya sirkuit yang bisa menggelar adalah di Red Bull Ring, Austria pada pertengahan Agustus. Bahkan strategi untuk membuka secara perdana balapan MotoGP dan Formula One (F1) juga digadang-gadang akan dilakukan di sirkuit yang dimiliki oleh minuman energi Red Bull ini.

BACA JUGA  Jorge Lorenzo Beli Supercar Lamborghini Edisi Terbatas No. 0

Semenjak adanya wabah corona ini semua event olahraga harus di batalkan dan ditunda. Mulai dari Olimpiade, Sepakbola, balapan dan banyak lago olahraga lain. Terkhusus untuk 2 balapan paling bergengsi di planet bumi yakni MotoGP dan F1 yang sama-sama mengalami penundaan untuk membuka seri perdananya. Kedua balapan jet darat ini sama-sama berharap agar segera bisa melangsungkan seri perdananya di Eropa khususnya di Austria.

Dengan adanya solusi untuk menggelar tanpa penonton dan mengurangi semua personil yang terlibat, sepertinya adalah harapan yang paling masuk akal. FIM, Dorna, IRTA dan Liberty Media dan semua yang terlibat untuk mengorganisir balapan ini memiliki ide seperti hal diatas setidaknya untuk awal seri pembuka. Semuanya bersatu padu dengan satu tujuan yakni menggelar balapan meskipun hanya lewat televisi. Hak siar televisi saat ini adalah yang terpenting karena bisa mendatangkan uang yang juga bisa membantu menjadi pendapatan para tim yang sekarang sedang kesusahan pendanaan. Yang patut di garis bawahi adalah lebih baik balapan di padang pasir (kehilangan uang tiket penonton) tetapi kamera tetap berjalan.

BACA JUGA  Kabar Bagus, Kontrak MotoGP di Indonesia Di Perpanjang, Berapa Tahun?
Red Bull Ring Austria. Foto: motogp.com

Baik F1 maupun MotoGP sama-sama menginginkan balapan dibuka di Eropa dan menggunakan sirkuit yang sama di Austria. Rumor yang beredar bahwa pada tanggal 5 Juli sirkuit ini akan menjadi pembuka balapan F1, dan untungnya di tanggal yang tak jauh yakni pada tanggal 16 Agustus MotoGP juga mempunyai jadwal disana. Inilah yang membuat kemungkinan balapan perdana F1 dan MotoGP bisa dilangsungkan secara bersamaan ditempat yang sama, jika iya maka sejarah akan mencatat hal itu.

Mengapa harus di Austria, ya karena negara ini negara yang paling sukses menghadapi wabah corona di benua Eropa. Saat ini toko-toko di Austria sudah buka dan sepakbola juga akan di gelar (tanpa penonton), bukan tak mungkin jika 2 bulan kedepan keadaan akan lebih membaik dan normal.

Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah jika Red Bull selalu hadir di dua balapan tersebut sebagai sponsor tim. Dan sirkuit ini sendiri merupakan milik swasta atau pribadi milik Red Bull dan bukan milik pemerintah. Jadi meskipun digelar tanpa penonton gelaran di sirkuit ini sepertinya tidak membawa kerugian bagi promotor lokal karena ini adalah sirkuit mereka sendiri. Dan terutama senang bisa membantu mengurai masalah balapan terhebat di jagad raya ini.

BACA JUGA  Di Bekap Cidera Masihkah Marquez Sekuat Tahun Lalu

Gelaran dua pertunjukan hebat ini memang harus digelar di Eropa yang pada bulan tersebut mengalami cuaca panas. Pada bulan-bulan itu akan lebih baik menggelar sebanyak mungkin balapan di Eropa sebelum nantinya akan berpindah ke Asia ketika Eropa memasuki musim dingin. Kenapa di Eropa sangat penting digelar pada musim panas karena buat dua balapan tersebut (F1 dan MotoGP), adalah markas dari tim-tim yang berlaga. Di F1 sendiri ada 7 dari 10 tim yang bermarkas di Inggris (Silverstone) sedangkan MotoGP kebanyakan bermarkas di Spanyol dan Italia. Khusus di kelas MotoGP, tim Ducati, Suzuki, Yamaha, Aprilia dan Pramac bermarkas di Itali. Makanya benua Eropa sangat penting bagi dua kejuaraan tersebut.

Keuntungan lain pada sirkuit di Eropa adalah banyaknya sirkuit yang tersebar di Eropa yang sudah terhomologasi dan tempatnya pun berdekatan. Contohnya jika minggu ini balapan di Mugello maka minggu depan bisa ke Misano atau kalau di Spanyol setelah Barcelona bisa langsung pindah ke Aragon. Seperti juga F1, MotoGP juga akan mengkombinasikan balapan dengan mengatur perpindahan menurut cuaca, jika di Eropa sudah musim dingin maka bisa bneralih ke negara lain yang cuacanya berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here