Jack Miller: Ducati 8 Km/jam Lebih Cepat Dari Honda

Jack Miller pembalap yang dianggap paling cocok di Ducati. Foto: motogp.com

Pembalap Pramac Ducati, Jack Miller yakin bahwa Ducati GP20 telah membaik dalam semua hal dibandingkan dengan model sebelumnya. Jack Miller kini pun sangat yakin dengan motor Ducati GP20 di Tim Pramac Racing. Karena dia punya rencana besar untuk musim mendatang.

Jack ingin merekomendasikan dirinya untuk mendapat tempat di tim pabrikan Ducati, yakni dengan cara memenangi MotoGP pertamanya di musim ini dan membantu Pramac meraih kemenangan pertamanya di kelas utama. Suatu usaha yang besar mengingat tim yang dimiliki oleh Paolo Campinoti ini belum pernah menang meskipun banyak pembalap hebat pernah bergabung di timnya seperti Alex Barros hingga Andrea Iannone.

“Motornya bekerja dengan sangat baik. Aku adalah yang tercepat dalam tes top speed setiap hari. Meskipun saya bukan pengemudi paling ringan bobotnya di lintasan. Performa kuat ini berkaitan dengan kulit baju Dainese dan helm Agv saya. Ini adalah paket aerodinamis terbaik yang bisa anda dapatkan. Selama pengujian di Losail, kami juga melihat seberapa baik ban Michelin baru bisa selaras dengan GP20. Dan anda terlihat sangat bagus di Qatar setelah membalap cukup lama. Sangat menyenangkan untuk ditonton. Bahkan pembalap dari pabrikan lain mengalami lebih banyak masalah, seperti yang saya dengar dalam percakapan pribadi kita,” tandas pembalap berusia 25 tahun ini

BACA JUGA  Marc Marquez Mulai Angkat Bicara Setelah Lama Diam

Miller telah merasakan podium ke tiga sebanyak lima kali pada tahun 2019. Namun, dia tidak membayangkan bahwa dia dapat berjuang untuk kemenangan tanpa henti tahun ini. Karena pabrik lain juga telah membuat kemajuan, terutama Yamaha dan Suzuki, seperti yang ditunjukkan oleh hasil pengujian.

Jack Miller. Foto: Pramac Racing

“Hampir tidak mungkin untuk membuat kemajuan besar pada motor dari satu tahun ke hari berikutnya. Semua sepeda motor pasti ada batasnya, banyak detail yang telah habis di eksplorasi. Tetapi GP20 telah benar-benar membaik di semua sisi,” ungkap Miller yakin.

Pembalap Australia itu tak sabar melihat seberapa kuat Honda akan berada di depan setelah mengalami banyak masalah di sesi test di Qatar kemarin dengan RC213V barunya. Hingga akhirnya pada hari terakhir tes Doha, motor dan bagian-bagian Honda RCV dari musim 2019 diambil oleh LCR-Honda (oleh Takaaki Nakagami) untuk dapat membuat perbandingan. Cal Crutchlow juga mencoba banyak part dari 2019, setidaknya dalam hal aerodinamika.

BACA JUGA  Siapa Pembalap Terhebat Ducati Menurut CEO Ducati

“Saat tes kemarin, Honda dengan Marc dan Cal, catatannya tidak pernah sedekat itu saat musim balap 2019. Dengan Suzuki dan Yamaha, saya belum melihat peningkatan yang sangat signifikan. Tahun lalu saya sering fight dengan Marc dan Cal, bahkan di jalur lurus. Tetapi dalam tes musim dingin mereka rata-rata 8 km / jam lebih lambat dari saya di jalur lurus. Ducati jelas telah membuat langkah besar dalam pengembangan mesin. Yamaha telah mengejar Honda. Tetapi dalam kecepatan tinggi mereka tidak memiliki peluang melawan Ducati. Aprilia telah membuat kemajuan terbesar dari sisi Power. Mereka memiliki sayap yang cukup luas di bagian depan, yang pastinya akan menngurangi banyak tenaga mesin. Meskipun demikian, mereka cukup kompetitif saat kecepatan tinggi,” lanjut Miller.

BACA JUGA  Mengapa Andrea Dovizioso Hanya Berlatih Motorcross Dengan 250cc?

Namun sekali lagi Miller telah menemukan area lain di mana Ducati menjadi lebih unggul. “Kami hampir tidak pernah kehilangan waktu banyak untuk mengubah semuanya. Yang jelas para insinyur Ducati jelas telah mengatasi kelemahan ini dan menghilangkannya,” jelas Miller.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here