Jack Miller Kandidat Kuat Tim Pabrikan Ducati 2021?

Jack Miller Akhirnya Berlabuh di Tim Pabrikan Ducati musim depan. Foto: Pramac Racing

Pada musim balap 2019, sebenarnya sudah ada upaya yang dilakukan untuk mengontrak Jack Miller ke tim pabrikan Ducati untuk musim 2020, sebelum akhirnya Petrucci yang terpilih. Tapi menurut manajernya Miller, yakni Aki Ajo kemungkinan untuk pindah ke tim pabrikan masih ada. Dia melihat peluang ini di tim pabrikan Ducati untuk tahun 2021, meskipun Jack juga bisa berganti dan bergabung dengan merek lain.

Setelah musim 2014, pemilik tim KTM Red Bull, Aki Ajo mengambil alih manajemen pribadi Maverick Viñales dan Jack Miller. Maverick kemudian menyerahkan manajemen pribadinya kepada rekan senegara Ajo yakni Paco Sanchez. Kemudian Vinales pindah ke Movistar Yamaha setelah dua tahun dari tim Suzuki Ecstar sebelum musim 2017. Ajo kini masih menjadi manajer Miller untuk mengatur semua keperluan dan masa depannya. Pembalap Australia akan menjadi pembalap yang banyak diinginkan di bursa transfer untuk musim MotoGP 2021. Karena tidak banyak kandidat pembalap yang bisa podium yang tersedia dan bebas kontrak.

BACA JUGA  Susahnya Para Pembalap Luar Eropa Untuk Masuk ke Benua Eropa

“Adalah lumrah jika Jack akan pindah ke tim pabrikan Ducati di musim mendatang. Namun sejauh ini belum ada yang ditandatangani. Jack masih bebas kontrak untuk musim 2021, dia bisa pergi ke mana pun dia mau. Ducati tidak memiliki tempat untuknya saat ini. Tapi Jack sangat senang dengan Ducati dan itu akan masuk akal jika dia tinggal di sana,” kata Ajo yang juga pernah menangani Marc Marquez di timnya dulu.

Aki Ajo, penemu bakat para pembalap top di MotoGP. foto: motogp.com

Tahun ini Miller sendiri sudah berada 5 musim di MotoGP dan tahun ke 3 dia mulai bersama tim satelit Ducati. “Setelah tes musim dingin, saya sangat yakin dengannya musim mendatang. Jack mendapat lima podium tahun lalu. Saya mengharapkan lebih banyak 3 tempat teratas musim depan. Tetapi untuk sekarang tidak ada yang tahu berapa banyak balapan yang akan berlangsung pada tahun 2020 ini,” terang Ajo.

BACA JUGA  Murid Rossi Ultah, Ini Targetnya di MotoGP 2020

Jack Miller sendiri adalah pembalap yang sangat bagus ketika Wet Race, atau istilahnya Rainmaster. Dia memenangkan perlombaan MotoGP di Asen di tengah guyuran hujan. Dan untuk musim 2020, pembalap Australia itu sebenarnya telah menyiapkan diri untuk bisa juara pertama kalinya dengan kondisi kering di balapan Australia. Tapi sekarang sepertinya tidak mungkin terjadi.

Jack Miller sendiri adalah lulusan dari tim KTM Moto3 Red Bull pada tahun 2014 dan sempat memenangkan tujuh Grand Prix melawan Viñales yang dulu bergabung di Calvo-KTM. Ajo mengatakan jika Jack telah membuat kemajuan luar biasa dalam dua tahun terakhir, terutama pada 2019. “Dia juga telah meningkatkan skillnya dalam manajemen ban dan strategi balap. Memang masih ada yang harus diperbaiki lagi, tetapi anda benar-benar harus puas dengan kinerjanya pada 2019. Selain itu Jack masih muda di usia 25 tahun,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kontrak Paling Rumit Antara Rossi dan Dovizioso

Saat ini tim pabrikan Ducati memang dalam krisis pembalap karena terlambat mengontrak pembalap muda tahun ini. Kedua pembalapnya saat ini yakni Andrea Dovizioso dan Petrucci dianggap kurang kuat dan sudah melewati masa keemasannya. Kini Ducati butuh darah baru yang bisa membuat timnya lebih greget. Seharusnya Ducati berani mengambil pembalap diluar Italia jika ingin lebih sukses. Menurut otosportif.com, seharusnya Jack Miller bisa menjadi pilihan dimana Ducati bisa bernostalgia dengan masa kejayaan saat era Casey Stoner yang juga berasal dari Australia, yang saat itu banyak memberikan kemenangan buat Ducati.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here