Jorge Lorenzo dan Ducati Sedang Bernegosiasi, Ayahnya Pasrah

Jorge Lorenzo saat di Ducati sangat Kuat. Foto: motogp.com

OTOSPORTIF – Chicho, ayah dari Jorge Lorenzo, mengumumkan bahwa ada negosiasi yang sedang berlangsung antara anaknya dengan Ducati. Pembalap asal Mallorca ini bisa saja kembali ke MotoGP di musim 2021.

Akankah Jorge Lorenzo kembali ke MotoGP pada tahun 2021? Tampaknya lebih dari sekadar mimpi mendengar ayahnya Chicho Lorenzo berbicara. Setiap minggu dia terlibat percakapan dengan penggemar di YouTube.

Kali ini dia melakukan wawancara dengan jurnalis Spanyol Manuel Pecino di YouTube. Perbincangan banyak mengupas soal sejarah sepeda motor, elektronik, perbedaan antara kelas 500 lama dan MotoGP.

Tetapi ada juga saat perbincangan mulai mengarah ke pasar pembalap dan negosiasi yang masih berlangsung.

BACA JUGA  Danilo Petrucci Akan Menjadi Kapten di Tim Red Bull KTM

Menurut manajer Dovizioso, Simone Battistella, dia tidak akan sampai ke titik sebelum September. Dengan cideranya Andrea Dovizioso karena terjatuh saat balap Motocross bisa menjadi pemicu tidak diperpanjangnya kontrak di tim Ducati.

Di sisi lain, tim Ducati nampaknya sudah menyiapkan kartu trufnya yakni Jorge Lorenzo. “Saat ini masih belum ada yang pasti, mereka sedang bernegosiasi, karena saya tahu mereka sedang bernegosiasi. Semua orang melakukannya dan tidak ada asap tanpa api,” kata Chicho.

Dari tim Ducati orang yang paling menginginkan Jorge Lorenzo kembalai adalah Gigi Dall’Igna. Sedangkan beberapa orang di Ducati lainnya lebih berhati-hati terhadap pembalap penguji Yamaha ini.

Mereka tahu jika Jorge Lorenzo tahun ini masih akan melakukan beberapa pengujian dengan Yamaha. Mempekerjakannya adalah risiko besar yang tidak ingin diambil dari sebagian perusahaan. Mayoritas masih mendukung Andrea Dovizioso, meskipun kini kondisinya lain.

BACA JUGA  Jorge Lorenzo: Saya Menerima Permintaan Maaf Dengan Satu Syarat

Di sisi lain, Jorge Lorenzo harus mengubah caranya berkomunikasi dan seringnya menunjukkan kehidupan pribadinya kepada orang lain. Meskipun ini selalu menjadi aspek dalam sorotan media.

Daripada memamerkan liburan dan mobil mewahnya, ia harus menunjukkan komitmen serius untuk latihan. Dan bukan hanya di gym. Namun ada dialog minimal antara para pihak.

“Motivasi sangat penting, tantangannya sangat penting. Jika dia menerima tantangan dan memutuskan untuk melakukan segalanya untuk melatih, saya pikir dia bisa kembali, karena dia sangat keras kepala,” kata ayahnya.

Jorge Lorenzo meninggalkan MotoGP dengan rasa tidak enak dan terpaksa mengucapkan selamat tinggal karena sama sekali tidak percaya pada tunggangannya saat itu Honda RC213V.

BACA JUGA  Baru Aja Pensiun, Jorge Lorenzo Dinobatkan jadi Legenda MotoGP

“Dia harus meninggalkan Honda sebagai pecundang, dengan ekor di antara kedua kakinya,” kata Chicho Lorenzo .

“Jika dia kembali dan hanya memenangkan satu balapan, dia bisa pensiun dengan hati nurani yang jelas. Saya percaya ada banyak alasan dalam kemungkinan kembalinya dia dibalap,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here