Jorge Lorenzo: Saya Menerima Permintaan Maaf Dengan Satu Syarat

Joege Lorenzo dan Giacomo Agostini. Foto: motogp.com

Akhir dari drama eropa sepertinya sudah mulai kelihatan. Baru-baru ini Jorge Lorenzo menanggapi jabat tangan Giacomo Agostini. “Saya menerima permintaan maaf jika anda mengakui bahwa anda membuat kesalahan pada pernyataan mengenai hasil saya dengan Ducati,” begitu kata Lorenzo.

Giacomo Agostini mengulurkan tangan ke Jorge Lorenzo setelah ada serangan balik dan respon terus menerus pada hari-hari sebelumnya. Tapi opera sabun atau drama eropa ini mungkin memasuki ke episode terakhir. Akankah kedua juara bisa berdamai. “Saya harap ini adalah yang terakhir kali saya harus berbicara tentang kisah ini, karena kontroversi ini seharusnya tidak dipicu lebih lanjut. Mari kita lihat apakah kita bisa menyelesaikannya sekarang. Tentu saja saya menerima tangannya, tetapi jelas bahwa tidak ada gunanya jika anda melakukannya lagi,” kata Jorge Lorenzo kepada media AS.

BACA JUGA  Lorenzo Bakal Wildcard, Apa Kata Marquez?

Jorge Lorenzo bukanlah tipe orang yang akan diam begitu saja ketika ada yang mengusiknya. Ia tidak pernah menanggapi provokasi dengan diam. Watak yang baik yang di masa lalu telah memicu kontroversi tetap ada dalam wataknya. Di sisi lain, ada hubungan yang baik antara dia dan Agostini, Lorenzo juga menyebutkan hal itu.

“Dia memiliki wanita yang luar biasa dan selalu memperlakukan saya dengan sangat baik. Dia menunjukkan kepada saya museumnya dan memberi saya baju balap untuk saya, meskipun saya tidak begitu senang dengan apa yang dia berikan kepada saya. Karena itu adalah pakaian yang tidak pernah digunakan, sementara semua legenda memberi saya pakaian bekas dan asli. Dia satu-satunya yang belum melakukannya, tapi itu cerita lain,” kata Lorenzo

BACA JUGA  Jack Miller Adalah Pilihan Terbaik Untuk Ducati
Jorge Lorenzo dan Giacomo Agostini akhirnya berdamai. Foto: motogp.com

Permintaan Maaf Diterima Jika

Juara dunia 15 kali, Agostini memang menyatakan bahwa periode dua tahun di Ducati dan 2019 di Honda masih jauh dari kesuksesan. “Memang benar bahwa dia selalu mendukung saya dan dia dapat mengatakan bahwa musim saya di Honda telah menjadi bencana. Tapi yang tidak dapat dia katakan adalah bahwa saya tidak mendapatkan hasil di Ducati, ketika semua orang tahu apa yang terjadi ketika mereka secara bertahap menempatkan motor saya baik-baik saja. Dari Mugello, tempat saya menang, ke Aragona, tempat saya menabrak, saya adalah pembalap dengan poin terbanyak, dengan kemenangan terbanyak. Jadi anda tidak bisa mengatakan bahwa saya tidak mendapatkan hasil dengan Ducati,” tambah Lorenzo.

BACA JUGA  Manajer Andrea Dovizioso Ungkap Jika 99 Persen Akan Tetap di Ducati

Situasi kini sudah diklarifikasi dan apakah permintaan maaf akan diterima? “Ketahuilah bahwa anda salah dalam pernyataan itu dan mengklarifikasi bahwa Lorenzo hanya mengalami satu musim yang buruk, yaitu tahun 2019. Jika dia mau mengakui itu maka saya menerima permintaan maafnya. Dan sebelum berbicara tentang juara lain, pikirkan baik-baik dulu tentang apa yang akan anda katakan. Kita akan membicarakannya pada hari kita bertemu. Aku hanya berpikir seharusnya dia tidak mengatakan jika tiga musim terakhir saya adalah buruk,” ungkapnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here