Kepala Teknisi Honda: Marc Marquez Tidak Boleh Mengubah Mentalnya

Santi Hernandez dan Marc Marquez. Foto: motogp.com

Santi Hernandez, kepala teknisi Marc Marquez, tidak melihat adanya perubahan metode pada musim MotoGP musim ini. Kejuaraan MotoGP akan dimulai pada pertengahan Juli di Jerez jika pemerintah Spanyol menyetujui protokol keamanan yang disajikan oleh Carmelo Ezpeleta.

Marc Marquez menghadapi tantangan yang berbeda setelah dominasinya yang tak terbantahkan. Dengan musim yang cuman setengah dan dengan jadwal balap dekat serta dua kali lipat di sirkuit yang sama. Sangat penting untuk tidak membuat kesalahan dan tidak mengambil risiko terlalu banyak hingga melampaui batas. Tetapi menurut kepala krunya, Santi Hernandez, dia tidak perlu mengubah caranya balapan.

Pelatih asak Catalan ini tidak melihat perubahan strategi, rahasia kemenangan tidak akan mengubah gayanya. “Kau akan selalu sangat menderita dengan Marc. Kami belum membicarakan kejuaraan ini, tetapi ia belajar dari kesalahannya. Tetapi yang paling penting adalah menjaga DNA anda, berambisi dan memberi 100%. Mentalitas ini tidak boleh mengubahnya. Yang paling penting adalah tetap konstan, untuk mencetak poin di setiap balapan, terutama di musim MotoGP dengan karakteristik ini. Di balapan pertama akan ada banyak kejutan, saya pikir Marc harus melakukan apa yang selalu dilakukannya,” kata Santi.

BACA JUGA  MARC MARQUEZ DI KONTRAK HONDA 4 TAHUN LAGI HINGGA 2024

Rasa ingin tahu tentu sangat besar bagaimana Honda akan berubah sejak tes awal musim lalu di Qatar, khususnya soal aerodinamika. Namun sekali lagi ia akan mulai dengan tekanan psikologis khas siapa yang akan menang. Ini akan menjadi gelar dunia kesembilan dalam karirnya, membawa dirinya setara dengan Valentino Rossi. Namun, kompetisi itu pasti akan sengit dengan adanya Vinales, Quartararo dan Dovizioso.

“Ketika anda bersama seorang pengemudi seperti Marquez, sama seperti ketika anda bermain di tim sepak bola besar, apa pun selain kemenangan adalah bencana. Tidak ada yang akan berubah bagi kami meskipun akan ada 20 atau 12 balapan. Karena itulah kami memiliki tujuan Juara Dunia dan mentalitas kami dalam hal ini tidak berubah,” ungkap Santi.

BACA JUGA  Maverick Vinales Paling Berpeluang Juara di Balap Virtual, Kenapa?

Berita besar adalah kedatangan saudaranya Alex di tim yang sama, tetapi tidak akan memiliki konsekuensi mental maupun strategis. “Baik Marc dan tim memiliki satu tujuan yakni untuk menang. Dan tidak masalah siapa yang berada di sisi lain garasi. Pada level profesional, jika anda ingin menjadi juara, anda harus memenangkan semuanya, terlepas dari siapa saudara anda. Sebagai tim, kami sangat jelas dalam hal ini,” tutp Santi Hernandez.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here