Kontribusi dan Adaptasi KTB Layani Konsumen Indonesia

Foto: dok

Tahun 2019 merupakan tahun dengan agenda penting Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden sehingga membutuhkan penyesuaian kabinet baru dan regulasi baru di berbagai sektor. Di tengah kondisi ini, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), tetap menorehkan kontribusi sembari beradaptasi dengan regulasi.

“Kami optimis hal tersebut membawa dampak positif di tahun 2020 dalam memajukan perekonomian dan pembangunan, dan kami siap berkontribusi melalui produk dan layanan Mitsubishi Fuso,” ungkap Dony Hermawan, Head of PR & CSR KTB. Selain kontribusi penjualan dalam memajukan industri otomotif Indonesia di 2019, KTB juga berkontribusi melalui program-program Corporate Social Responsibility (CSR).

Di tahun 2019, KTB mendonasikan satu unit FUSO kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang akan dipergunakan sebagai mobil operasional kemanusiaan. Kemudian kontribusi di bidang pendidikan, KTB menyelenggarakan program FUSO Vocational Education Program (VEP) dan mendonasikan tiga unit kendaraan Colt Diesel kepada tiga sekolah SMK binaan baru.

BACA JUGA  Toyota dan Dealer Seluruh Indonesia Salurkan Bantuan Peralatan Pencegahan dan Kebutuhan Pokok

FUSO VEP juga memberi pembekalan pelatihan bagi guru dan siswa murid, donasi peralatan praktek (toolkit), serta pembekalan soft skill melalui FUSO Belajar dan Menginspirasi di 8 kota. Dalam program ini karyawan KTB bertindak sebabagai volunteer untuk berbagai ilmu agar siswa mempersiapkan diri memasuki dunia kerja profesional. KTB juga membangun dan merenovasi satu sekolah di Lampung yang terkena bencana Tsunami tahun 2018 lalu.

Kemudian kontribusi di bidang lingkungan, untuk pertama kalinya KTB menggelar FUSO Cleanup Day. Sebuah kampanye peduli lingkungan dimana volunteer mengumpulkan sampah plastik dan diserahkan kepada LSM agar didaur ulang menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Beberapa regulasi pemerintah selama tahun 2019 juga membawa dampak pada perilaku konsumen yang menjadi tantangan tersendiri bagi KTB. Selama tahun 2019, Kementerian Perindustrian gencar dalam penegakan regulasi over dimension and over loading (ODOL) dan menghimbau bagi para pemangku kepentingan mulai dari agen pemegang merk, karoseri, pemilik dan pengemudi truk.

BACA JUGA  Mitsubishi Indonesia Donasikan L300 Untuk Support Kegiatan Pencegahan COVID-19

Pemerintah melakukan penindakan tegas dengan pemberian sanksi bagi truk yang tidak mematuhi aturan ODOL. Untuk mengakomodasi kebutuhan ini, maka KTB menyediakan Karoseri Portal bagi perusahaan karoseri dan dealer sebagai sumber informasi terkait regulasi khususnya mengenai regulasi muatan truk.

Regulasi lainnya yang juga baru-baru ini diimplementasikan adalah konsumsi bahan bakar Biodiesel B30. KTB menghormati kebijakan Pemerintah dan senantiasa mendukung agar produk Mitsubishi Fuso sesuai dengan kadar bahan bakar B30. KTB meyakini hal ini dilakukan Pemerintah untuk menghemat anggaran impor minyak sawit. Salah satu alasan mengapa Mitsubishi Fuso siap implementasi bahan bakar B30, karena sebelumnya telah lolos tes uji coba sejauh 40,000km tanpa mengalami kendala berarti dan kendaraan dapat beroperasi secar normal.

BACA JUGA  Carfix Indonesia Serahkan Bantuan Peralatan Medis Ke Rumah Sakit

Saat ini kendaraan Mitsubishi Fuso, khususnya Colt Diesel dilengkapi dengan double fuel filter dan dapat menyesuaikan dengan bahan bakar B30. Maka dari itu tidak perlu ada penyesuaian pada produk Colt Diesel. Sedangkan produk FUSO dan Fighter akan ada penyesuaian minor. “Untuk truk Mitsubishi Fuso produksi sebelum 2020, kami akan mempersiapkan parts pendukung. Namun hal tersebut bukan merupakan perubahan besar, sehingga jika konsumen berniat untuk menyesuaikan parts kendaraannya maka kami akan dengan sigap menyediakannya sesuai kebutuhan konsumen” ujar Dony.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here