KTM Tidak Setuju Dengan Konsesi Khusus Untuk Aprilia, Mengapa?

Tim Aprilia. Foto: motogp.com

Saat ini telah dilakukan pembekuan untuk mesin dan aerodinamika hingga 2021 khususnya buat tim pabrikan. Kemarin Aprilia telah meminta konsesi luar biasa hingga GP pertama.

Regulasi MotoGP yang luar biasa telah membuat pembekuan mesin dan semua pengembangan aerodinamis hingga akhir tahun 2021. Sebuah keputusan yang berlaku untuk semua (enam) produsen/pabrikan dengan tujuan untuk mengurangi biaya dan siap menghadapi krisis ekonomi yang disebabkan oleh Coronavirus. Namun keputusan ini telah membuka konfrontasi antara Aprilia dan KTM.

Bahkan, Aprilia memulai debutnya di tes awal musim di Malaysia dengan RS-GP baru, proyek yang benar-benar diperbarui, termasuk mesin 90 ┬░ V4 yang baru. Sebenarnya kedua tim (KTM dan Aprilia) masih mendapat manfaat dari konsesi ini dan dalam waktu normal keduanya masih akan melanjutkan pengembangan mesin. Hal ini tidak berlaku untuk Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki yang telah membekukan mesin setelah tes di Qatar lalu.

BACA JUGA  Ini Dia Regulasi Baru MotoGP 2020. Lebih Pro Ke Pembalap Rookie

Bulan Maret lalu, selama rapat jarak jauh antara produsen/pabrikan, Dorna dan MSMA, diputuskan untuk keduanya bisa menyiapkan mesin. Carmelo Ezpeleta telah meyakinkan bahwa Aprilia dan KTM dapat terus mendapat manfaat dari hak istimewa mereka. Namun KTM telah menghormati “aturan luar biasa” untuk semua ini. “Kami telah sepakat bahwa kami akan membekukan kondisi teknis mesin dengan versi Qatar 2020,” jelas Pit Beirer.

Sebaliknya Aprilia meminta lagi konsesi khusus setidaknya sampai Grand Prix pertama tahun 2020, agar bisa melanjutkan tes sedikit namun bukan untuk power tetapi ketahanan mesin. Dengan kata lain permintaan Aprilia ini dibolehkan dan mesin V4-nya bisa diuji sedikit di lintasan.

BACA JUGA  KTM Telah Berubah Terima Kasih Juga Kepada Dani Pedrosa

Tetapi KTM tidak setuju dan meminta agar versi yang dibawa ke Qatar adalah sudah disetujui lebih dari dua bulan lalu. Kalau seperti itu tim Italia yang akan menang. Sebelumnya Aleix Espargar├│ dan Bradley Smith harus berbagi hanya satu motor di tes Malaysia. Kemudian saat tes Qatar (22-24 Februari) dua motor RS-GP 2020 versi tiba di trek. Dan pada tes tersebut ada beberapa masalah kecil pada ketahanan mesin. Akibat perseteruan ini kini persaingan dua pabrikan di papan bawah MotoGP ini mulai panas lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here