Lin Jarvis Ultimatum Valentino Rossi, Harus Cepat Memutuskan!

Lin Jarvis dan Valentino Rossi. Foto: otosportif.com

Sang Direktur Balap tim Pabrikan Yamaha, Lin Jarvis menyarankan agar Valentino Rossi segera memutuskan masa depannya di MotoGP. Jika memang Valentino Rossi ingin bergabung dengan tim satelit Yamaha yakni tim Petronas maka segera untuk diputuskan. Meskipun begitu Jarvis juga menghormati keputusan Rossi yang saat ini masih memikirkan langkah selanjutnya tapi jika terlalu lama akan mengganggu semua yang sudah diatur oleh Yamaha dan tim Petronas.

Sebenarnya diantara Yamaha dan Valentino Rossi sudah mempunyai sejarah yang cukup panjang. Ikatan khusus dan produktif yang telah terjalin tersebut saling menguntungkan dan memberikan keseimbangan antara keduanya. Namun, semua peristiwa yang terjadi saat ini menjadikan segalanya harus segera diputuskan demi kebaikan bersama. Seperti yang banyak diketahui jika pada awal tahun ini, Yamaha telah mengkonfirmasi jika musim depan mereka akan menggunakan dua pembalap Maverick Viñales dan Fabio Quartararo sebagai pengganti The Doctor. Dan Yamaha juga telah memberikan jalan keluar terbaik yakni dengan memberikan tempat di tim Petronas SRT dan diberi motor yang sama speknya dengan tim pabrikan. Itu jika memang Vale memutuskan untuk tetap lanjut di balap.

Di sisi lain, Rossi tetap berpegang dengan keputusannya yang akan melihat situasi setelah beberapa balapan. Sebelum ada wabah virus corona, seharusnya Rossi sudah bisa memutuskan karena jika dihitung kini sudah ada lebih dari 6 seri yang di gelar. Memang seharusnya Rossi akan memutuskannya pada bulan Juni atau saat balapan mampir di Italia. Namun semua berubah ketika ada wabah ini dan yang paling terdampak adalah tim Petronas karena harus menunggu dan belum bisa melakukan apapun.

BACA JUGA  Valentino Rossi dan Maverick Vinales Hadiri Pengukuhan Tim Yamaha Racing Indonesia

Sebelumnya ada beberapa pernyataan dari kubu Petronas yang diwakili oleh Meregalli ke Zeelenberg yang memperdebatkan situasi ini. Tapi kali ini, sang bos tim Yamaha yakni Lin Jarvis yang langsung turun tangan. Tahun 2020 akan menjadi tahun yang penting bagi Valentino. Dia ingin memikirkan apakah akan melanjutkan atau tidak.

Sudah ada pembicaraan antara keduanya yang kabarnya akan diputuskan bulan Juni. Foto: otosportif.com

“Kami sepakat bahwa dia akan memberi tahu kami tentang keputusannya pada akhir Juni. Tapi mungkin dia bisa memutuskan lebih awal, misalnya setelah lima atau enam balapan. Saya pikir mungkin setelah GP Mugello dia akan memberi tahu kami. Karena pembalap untuk tim pabrikan tahun 2021 telah ditentukan, jelas hanya ada satu tempat yang mungkin untuk Valentino, dan itu adalah tim Petronas,” kata Jarvis di speedweek.com.

BACA JUGA  Carlo Pernat: MotoGP Butuh Valentino Rossi Agar Tetap di Tonton

“Ini masih perlu dibahas secara rinci dengan tim dan para sponsor, karena ini juga menyangkut bagaimana nanti disisi pembentukan tim mekanik. Tetapi rencana awal sekarang tidak bisa di jalankan karena adanya situasi seperti ini. Jika memang Valentino masih tetap ingin menunggu hingga 6 seri kedepan maka akan terlambat buat kita semua. Karena itu kira-kira akan jatuh pada bulan Oktober atau November. Pada situasi seperti itu, kita tidak bisa lagi merencanakan pemilihan pembalap MotoGP untuk musim mendatang. Jadi Valentino harus segera memutuskan apakah akan melanjutkan atau tidak,” lanjut Jarvis.

Sang Direktur Balap ini juga mengaku jika tidak bisa mengantisipasi keputusan ini dan hanya bisa mengungkapkan opini pribadinya tentang hal ini. Dia juga berharap jika Rossi tetap memutuskan untuk melanjutkan karirnya dan tidak berhenti. “Karena saya pikir tahun ini dengan masalah Covid 19 bukan waktu yang tepat untuk mengakhiri karir yang legendaris seperti itu. Karena dalam situasi terburuk, kita bisa saja tidak ada balapan tahun ini. Akan menjadi tragis ketika seorang ikon olahraga harus menghentikan karir begitu saja. Saya percaya bahwa Valentino memikirkan hal yang sama dan karena itu akan menyatakan keinginan untuk melanjutkan satu tahun lagi. Tetapi keputusan ada di tangannya. Karena itu adalah hidupnya,” ungkap Jarvis.

BACA JUGA  Launching Tim MotoGP 2020, Ducati Duluan, Honda Bikin Kejutan

Tonton Juga Video Rossi dan Jarvis ke Jakarta 2020 di Channel Youtube Otosportif:

“Saat ini, kita tidak tahu seperti apa jadwal baru untuk tahun 2020 nanti. Tetapi baik Valentino maupun kita tidak bisa menunggu balapan pertama dan kemudian memutuskan. Tidak ada batas waktu kontrak. Di musim dingin, kami sudah sepakat secara lisan untuk mengumumkan di akhir bulan Juni. Tapi saya tidak berpikir waktunya akan banyak berubah. Karena skalau memang akan berubah paling antara akhir Juni, akhir Juli dan Agustus. Selain itu, Valentino sekarang memiliki banyak waktu untuk memikirkan kehidupan dan masa depannya. Jadi kita semua menunggu. Kita pasti akan membahas masalah ini dalam waktu dekat,” tambah Jarvis.

Nah sekarang pertanyaan pentingnya adalah akankah batas waktu keputusan Rossi tetap pada akhir Juni ini? Atau akankah Lin Jarvis meminta dan mengultimatum sang juara dunia 9 kali ini untuk mempercepat pengumumannya?. Kita tunggu kabar selanjutnya (Bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here