Maverick Vinales: Akan Ada Hal Yang Akan Kuwarisi Dari Valentino Rossi

Rossi dan Vinales Foto: otosportif.com

Valentino Rossi sepertinya akan memutuskan untuk tetap balapan di musim 2021. Dan salah satu orang yang sangat senang dengan keputusan tersebut adalah rekan setimnya saat ini yakni Maverick Vinales.

Dalam tayangan video sesi wawancara virtual bersama Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang di host oleh Matt Birt tersebut, Vinales juga mengungkapkan bagaimana ia sangat kagum dan heran dengan rekan satu timnya itu tentang bagaimana menjadi seorang pembalap yang profesional. Dan itulah salah satu yang membuat Vinales memutuskan untuk tetap bersama tim pabrikan Yamaha selama dua tahun lagi.

“Sebenarnya aku sudah mempertimbangkan kemungkinan untuk meninggalkan Yamaha. Karena hasilnya bukan seperti yang saya harapkan. Saya memiliki beberapa keraguan sebelumnya. Tapi saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik tahun lalu. Kami banyak meningkatkan performa motor dan Yamaha memberi saya banyak dukungan dan kepercayaan diri. Alasan lain adalah saya membangun tim saya di sana,” kata pembalap Spanyol berusia 25 tahun itu.

Vinales senang masih akan bisa balapan melawan Rossi lagi. Foto: yamahamotogp.com

Mulai tahun 2021 akan ada perubahan di tim pabrikan Yamaha sepeninggalan Valentino Rossi nantinya. Akan ada Fabio Quartararo yang menggantikan juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi. Dan hal ini yang agak membuat Vinales kecewa karena akan berpisah dengan Vale. “Saya telah mengatakan beberapa kali bahwa saya sedikit kecewa karena saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Vale. Saya belajar banyak dari dia. Bagaimanapun, itu adalah keputusan Yamaha,” kata Viñales.

BACA JUGA  Petronas Punya Rencana Lain Kalau Gagal Dapatkan Valentino Rossi

Bahkan jika Rossi tidak akan lagi di tim pabrikan, Viñales akan senang dengan adanya pernyataan terbaru dari rekan setimnya saat ini, yang berharap akan terus balapan pada tahun 2021. Karena banyak hal yang telah ia pelajari dari rekan satu timnya dari seorang ikon di MotoGP, Valentino Rossi.

“Saya berharap dia akan terus membalap selama beberapa tahun lagi. Aku suka berada di trek bersamanya dan terutama saat melawannya. Dia selalu membuat saya melangkah lebih jauh baik itu saat latihan, di rumah dan di trek. Saya selalu mengawasi di mana teman satu tim saya ini berada. Karena kita adalah teman baik, tetapi kita juga di Yamaha dan dia adalah yang pertama yang harus kukalahkan,” ucap Maverick dalam obrolan video Yamaha dengan Matt Birt.

Setelah tiga kali menjadi yang terbaik dalam empat tes musim dingin, Viñales adalah salah satu favorit untuk juara dunia 2020. Sayang adanya pandemi korona sejauh ini membuat awal musim balap menjadi berantakan. Juara dunia Moto3 tahun 2013 ini masih percaya bahwa ia dapat berharap banyak di tahun 2020. “Saya pikir tahun ini adalah tahun yang baik bagi kami. Kami punya sepeda motor yang bagus, kami harus tetap fokus dan termotivasi. Saya ingin menghidupkan kembali saat-saat ketika kita mendapatkan kemenangan ganda atau tempat 1 dan 3 untuk Yamaha di podium. Saya pikir kita bisa merealisasikannya tahun ini. Kami akan memberikan yang maksimal dari awal,” janjinya.

BACA JUGA  Seekor Serigala Nyasar di Ranch Milik Valentino Rossi

Namun yang pasti rasa optimis yang dimiliki oleh Vinales tersebut bukanlah hal yang mudah untuk diucapkan. Dia telah mengalami masa-masa sulit sebelumnya, dan dari itulah dia belajar dari seorang maestro, Valentino Rossi untuk keluar dari tekanan. “Kami berdua mengalami masa-masa sulit di Yamaha, terutama di musim 2017 dan 2018. Namun meski kita sedang terpuruk saat itu, Valentino selalu memiliki senyum di wajahnya dan aku tidak bisa memahaminya. Meski kita tidak membawa hasil yang bagus, bahkan kita jauh di belakang, dan itu tidak biasa. Aku juga banyak bertanya kepada banyak orang tentang sosok Rossi. Saya tidak tahu bagaimana dia bisa tersenyum dengan keadaan seperti itu. Tapi dia tetap sangat senang. Dia memberikan segalanya di trek dan dia selalu bahagia di sepanjang jalan. Saya belajar darinya bagaimana menjadi bahagia bahkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Tapi butuh waktu berbulan-bulan untuk memahami hal itu,” ungkap Vinales.

BACA JUGA  Fabio Quartararo Pernah Nunggu 2 Jam Untuk Berfoto Dengan Rossi

Apakah rahasia Vale dalam hal dan kasus seperti ini? “Itu sedikit tergantung pada karakternya. Tapi yang terpenting, aku berada dalam fase karier yang berbeda. Seperti yang dia katakan, dari sudut pandang teknis, kami mengalami masa yang sangat sulit pada tahun 2017 dan 2018. Kami terpuruk karena kami memiliki banyak masalah dengan motor. Jika Anda berusia 25 tahun, seperti Maverick dan ingin memenangkan kejuaraan, tentu lebih sulit. Tetapi jika anda memiliki lebih banyak pengalaman, anda memahami bahwa dapat mengubah beberapa hal, lebih banyak latihan, lebih banyak fokus, dll. Tetapi kamu tidak dapat mengubah hal-hal lain. Jadi lebih baik untuk memberikan yang maksimal di area di mana kita dapat melakukan yang terbaik dan pada saat yang sama tidak terlalu memikirkan hal yang lain,” jawab Valentino Rossi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here