MotoGP Paling Siap Menangani Krisis di Banding Sepak Bola dan F1

MotoGP. Foto: motogp.com

“Di saat-saat krisis itulah kita dapat menemukan orang-orang hebat. Dalam periode yang rumit ini, mereka memiliki kesempatan untuk bisa mengungkapkan bakat dan keahlian mereka. Di balapan MotoGP tampaknya ada sosok yang dapat dibanggakanyang ada pada diri Carmelo Ezpeleta,” kata pengamat MotoGP, Carlo Pernat.

Pandemi virus korona dan krisis kesehatan yang ditimbulkannya menyebabkan masa-masa sulit dari sudut pandang ekonomi dan sosial. Situasi ini menyerang secara penuh di lingkup MotoGP untuk memulai Kejuaraan Dunia. Karena banyaknya pembatasan yang ada menyebabkan semua tidak bisa bergerak bebas dan terkunci. Promotor MotoGP Dorna pada kenyataannya, tampil terdepan untuk  memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun agar bisa menyelamatkan gelaran yang sudah ditunggu jutaan penggemarnya. Tindakan penyeimbangan yang dipimpin oleh Carmelo Ezpeleta yang menurut Carlo Pernat sangat sukses sejauh ini, dan layak mendapat pujian.

BACA JUGA  Michael Schumacher Dikabarkan Segera Jalani Operasi
Carlo Pernat. Foto: GPOne.com

“Saya harus memberikan nilai sepuluh atau terbaik kepada Dorna, satu-satunya organisasi olahraga besar yang menunjukkan komitmen kuat untuk mempertahankan tim dan pembalapnya. Dia sudah membagikan uang untuk memungkinkan mereka masih bisa bernafas. Saya tidak melihat krisis besar di antara tim MotoGP,” katanya kepada Moto.it.

Saat di wawancarai oleh TMW Radio pun Pernat mengulangi pujiannya kepada Dorna atas optimismenya. “Dorna sangat bagus, lebih baik daripada sepakbola dan Formula 1. Pertama karena menunda balapan tertentu yang berada di awal kalender, seperti Thailand dan Argentina, antara Oktober dan November, sehingga tidak ada yang bisa terbang ke sirkuit ini. Kedua, karena ia secara langsung mendukung tim, memberikan € 300.000 per bulan dan € 25.000 per pembalap, kepada individu dan tim dalam kategori yang lebih rendah,” imbuhnya.

BACA JUGA  Simulasikan Aturan Baru, F1 Bakal Gandeng Atlet e Sport

“Mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk memulai kembali. Seperti yang saya lihat, saya pikir itu akan terjadi pada bulan Agustus, sulit untuk memikirkan memulai lagi sebelumnya. Saya optimis, tanpa melupakan bahwa kesehatan itu fundamental. Di bulan Agustus, kita bisa melihat beberapa Grand Prix di Eropa. Saya tidak bisa meramal tapi yakin ini bisa menjadi lebih baik, meskipun dengan sirkuit tertutup. Ini menyedihkan tetapi jika anda harus memulainya harus ada yang berkorban,” tutur Pernat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here