MotoGP Tahun Ini Hanya Boleh Menggunakan Empat dan Enam Mesin

KTM MotoGP. Foto: motogp.com

Balapan MotoGP telah siap dimulai pada bulan Juli nanti di Jerez Spanyol. Kini tim-tim sudah bersiap diri untuk bertempur setidaknya 10 seri tahun ini. Namun dengan hal yang berkaitan ini maka beberapa tim akan mendapatkan hak penggunaaan mesin yang berbeda.

Untuk para tim pabrikan sementara ini masih beramsumsi jika balapan akan digelar setidaknya 10 seri. Maka tim pemenang pada tahun 2020 hanya dapat menggunakan hanya empat mesin per pembalap sedangkan untuk KTM dan Aprilia boleh menggunakan enam mesin.

Sejauh ini, belum ada kepastian berapa jumlah balapan yang akan bisa ditampilkan musim ini. Mungkin sepuluh, dua belas atau 16 balapan masih bisa diadakan di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Untuk saat ini, setidaknya sepuluh acara diharapkan, jika perlu semua di Eropa. Itulah sebabnya aliansi pabrikan MSMA (Asosiasi Olah Raga Sepeda Motor) juga menegosiasikan konsep baru untuk jumlah maksimum mesin yang diizinkan per pembalap, tim, dan pabrik pada saat nanti pada pertemuan terakhir.

BACA JUGA  Beda Antara Marquez dan Stoner Menurut Bos Tim Honda

Untuk seluruh musim 20 Grands Prix, tim seperti Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki bisa menggunakan tujuh mesin 1.000 cc untuk masing-masing pembalap, sedangkan dua “pendatang baru” atau “tim konsesi” yakni Aprilia dan KTM sembilan mesin per pembalap. Untuk tujuan ini, para pendatang baru ini telah diizinkan untuk menguji sesuai kebutuhan mereka dan pengembangan mesin mereka belum dibekukan sejak awal musim.

Sementara pembalap reguler dari “tim konsesi” tahun ini, seperti pembalap Honda, Yamaha, Suzuki dan Ducati, hanya dapat melakukan lima hari tes pribadi. “Tidak ada batasan untuk tim uji MotoGP,” Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer.

Pit Beirer berpartisipasi dalam negosiasi KTM, yang menghasilkan hasil sebagai berikut. Tim yang menang, termasuk tim private seperti Pramac, Petronas, LCR, dapat menggunakan empat mesin per pengemudi mulai dari awal hingga akhir musim 2020, Aprilia dan KTM masing-masing enam. “Penting bagi kami bahwa kami dapat terus menggunakan dua mesin lebih banyak dari tim pabrikan. Skenario ini untuk 10 seri balap,” jelas Pit Beirer.

BACA JUGA  MotoGP: Semua Sepakat Tidak Ada Pengembangan Motor Hingga 2022

Ada juga peraturan khusus untuk musim 2020 untuk kelas Moto3. “Jika sepuluh seri bisa dilakukan tahun ini, maka setiap pembalap Moto3 harus puas dengan tiga mesin bukan enam mesin. Dua sudah dikirimkan dan satu masih disimpan,” jelas manajer proyek KTM Moto3, Christian Korntner.

Di kelas Moto3 menggunakan mesin empat silinder empat langkah. Paket mesin ini tidak berubah dengan mengunakan enam mesin yang telah berlaku sejak 2012. Dan batas kecepatan berkurang dari 14.000 Rpm menjadi 13.500 Rpm pada 2015. Ada konsep berbeda di Moto2 World Championship. Penyedia layanan ExternPro mendistribusikan mesin unit tiga silinder 765 cc baru dari Triumph setelah tiga Grands Prix.

BACA JUGA  Ini Dia Sirkuit Yang Sudah Siap Menggelar MotoGP dan Formula 1

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here