Mungkinkah SKY Racing VR46 Jadi Tim Satelit Suzuki?

SKY VR46 Racing Team. Foto: motogp.com

Diantara tim pabrikan yang ikut di ajang kelas tertinggi di MotoGP hanya Suzuki dan Aprilia yang masih belum mempunyai tim satelit. Tentu selain mereka hampir semua tim pabrikan mempunyai tim pendukung atau sering di sebut tim Satelit. Sekelas tim baru seperti KTM pun sekarang sudah punya dua tim tapi mengapa sekelas Suzuki belum punya.

Tawaran untuk membangun sebuah tim Satelit sebenarnya sudah diajukan oleh sang Manager yakni Davide Brivio namun sepertinya masih mandek di markas besar mereka di Hamamatsu, Jepang. Sebenarnya Brivio sendiri ingin sekali memiliki sebuah tim yang bisa memback up tim inti yang dia kerjakan. Karena akan banyak membantu untuk pengembangan Suzuki GSX-RR sendiri.

“Bayangkan jika saat akan balapan pada hari Sabtu itu hujan, itu akan membawa masalah sendiri buat kita karena kita hanya dua pembalap untuk mengetes ban padahal yang kita inginkan 4 untuk mencari setingan terbaik, itu hanya salah satu contoh. Ini adalah projek yang saya kerjakan dengan sepenuh hati makanya saya butuh 2 motor lagi untuk mempercepat pengembangan dan mencari informasi agar lebih maksimal, sangat sulit kalau hanya 2 motor. Semoga di 2022 kita bisa merealisasikannya atau mungkin tahun depan kita bisa mengetahuinya,” ungkap Brivio.

Keinginan Davide Brivio untuk mempunyai tim privateer atau tim Satelit sebenarnya bukan isu baru. Bahkan tahun lalu sudah di hubung-hubungkan dengan tim milik Valentino Rossi yakni Tim SKY Racing VR46. Dulu sempat tersebar isu jika sudah ada kesepakatan antara SKY dan Suzuki untuk menjadi tim satelit Suzuki namun  kemudian hal itu dibantah kedua belah pihak.

Davide Brivio dan Valentino Rossi

Tahun depan sebenarnya bagus untuk Valentino Rossi jika memang gagal masuk ke dalam tim Petronas, dia bisa menjadi bagian dari tim Suzuki sebagai tim Satelit lewat SKY Racing VR46. Skenario ini sebenarnya sangat pas buat Rossi sendiri dimana tim yang ia miliki sebenarnya sudah terjun di Moto 3 dan Moto 2, nah kenapa tidak sekalian ke MotoGP. Bahkan dikabarkan Carmelo Ezpeleta pun akan mendukungnya jika memang ia akan menerjunkan timnya di kelas MotoGP. Karena paling tidak buat Dorna sendiri mereka tidak akan kehilangan seorang Valentino Rossi diajang MotoGP.

Jika pun skenario ini di jalankan maka kesempatan pertama yang akan di gunakan Rossi adalah menjadi salah satu pembalapnya. Toh dia hingga kini masih sangat kompetitif dan bisa bersaing dengan pembalap yang lebih muda. Akan menyenangkan tentu menjadi pembalap di mana timnya dia sendiri yang punya. Namun sekali lagi ini hanya skenario  dan belum bisa dipastikan karena semenjak adanya wabah corono segala sesuatu di MotoGP tidak ada yang menentu.

Semua skenario diatas tersebut bisa terjadi jika pabrikan Suzuki di Hamamatsu mengiyakan untuk membuat tim Satelit. Apalagi faktor kedekatan pribadi antara Rossi dan Brivio yang bisa diandalkan dan terbukti sudah pernah sukses sebelumnya. Brivio sendiri telah berusaha selama bertahun-tahun untuk menekankan ini kepada Suzuki (mempunyai tim satelit), tetapi mungkin karena desakan ini hubungannya dengan jajaran atas Suzuki secara bertahap akan menjadikannya renggang, memang bukan hal yang menguntungkan jika bermanuver untuk hal ini.

Yang menarik dari kubu SKY Racing VR46 sendiri, tahun lalu  pernah membantah jika sudah ada pembicaraan anatara mereka dan Suzuki. Lewat tangan kanan Rossi, yakni Alberto Tebaldi, mengatakan jika belum ada rencana kesana. “Sama sekali tidak benar, tidak ada satu pun yang benar,” katanya.

Bagitu juga dengan Brivio yang menyangkal jika pernah ada pertemuan untuk membicarakan masalah ini. “Fakta bahwa penggabungan Suzuki VR46 adalah fantasi, aku belum pernah berbicara dengan mereka tentang ini,” kata Brivio kepada Gazzetta.

“Memang benar bahwa ada tim lain telah menanyakan proyek apa yang kami miliki. Kami ingin tim kedua, tetapi masih belum ada lampu hijau. Departemen balap sudah setuju, tapi manajemen puncak masih belum. Di sebuah perusahaan, bagaimanapun, ada antusiasme, kami berharap untuk keputusan pada akhir tahun nanti,” kata Brivio.

Benar atau tidaknya sudah ada pembicaraan diantara keduanya membuat mata kita terbuka dengan masih besarnya kemungkinan tersebut terjadi. Nasib dan masa depan Valentino Rossi masih terbuka jika memang dia belum ingin pensiun. Menjadi pembalap tim Satelit baik itu di Petronas atau Suzuki bukan masalah besar, karena kalau dia menginginkannya, pasti bisa. Setidaknya dia tahu mana yang akan dia pilih karena dia adalah pemilik timnya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here