MXGP Diluar Eropa Tidak Realistis

MXGP. Foto: otosportif.com

Kalender MXGP 2020 sepertinya tidak akan bisa digelar dengan baik jika harus mengikuti jadwal awal. Mengapa begitu, karena sepertinya kejuaraan dunia Motocroos ini akan sulit digelar di luar Eropa, itulah yang dikhawatirkan oleh Pit Beirer, Direktur Motorsport di KTM.

Sebelum penutupan balapan di Eropa pada tanggal 1 dan 8 Maret, dua acara balap Motocross sudah digelar di Inggris dan Belanda. Lalu kapan dan dimana lagi belum jelas. Padahal pada bulan Juli berikutnya adalah balapan di Russi namun angka-angka positif Corona terus naik dan cukup mengkhawatirkan. Untuk memulai balapan kembali pada 5 Juli di Orlyonok, Russia sepertinya mustahil. “Sisa jadwal MXGP tidak masuk akal,” tegas Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM, yang juga bertanggung jawab atas merek Husqvarna dan GasGas.

BACA JUGA  Semakin Runyam Ketika Russia Ditunda dan China Dibatalkan, Terus Gimana Kelanjutan MXGP?
MXGP Indonesia. Foto: otosportif.com

Seperti di Kejuaraan Dunia MotoGP, balapan di luar Eropa sangat mahal biayanya terutama di Cina, Indonesia dan Argentina. Karena sepeda motor harus dikirim dalam kotak pengiriman ke Turki dan Rusia, inilah yang akan menyulitkan seri MXGP tahun ini.

“Untuk alasan biaya saja, kami tidak tertarik pada jumlah uang yang berlebihan dari perlombaan luar Eropa di tahun darurat ini,” kata Beirer. “Tetapi jika dikatakan ada cara untuk bepergian ke suatu tempat dengan aman dan tanpa bahaya kesehatan, dan jika kita bahkan dapat balapan di sana di depan penonton, kita akan terbang ke sana, di mana pun di dunia MXGP akan diadakan.”

BACA JUGA  Yamaha Bikin Solusi Atasi Perbedaan Rossi dan Vinales, Apa Itu?

Tetapi Beirer juga tahu jika virus juga sudah menyebar di seluruh dunia. “Saya tidak melihat balap di luar negeri sebagai pilihan realistis saat ini. Sejauh ini terlalu banyak larangan bepergian dan larangan terbang di seluruh dunia. Tahap akhir dari pelonggaran yang akan kita lihat tahun ini adalah GP di luar Eropa tapi dengan penonton. Selain itu, balapan diluar eropa menghabiskan begitu banyak biaya sehingga tidak masuk akal jika digelar tanpa penonton. Saya tidak dapat membayangkan bahwa acara seperti itu masih akan ditampung di kalender balap edisi Corona ini,” tutupnya seperti dilansir dari Speedweek.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here