Pabrikan Setuju Jika Ada Tes Lagi Sebelum MotoGP Mulai

KTM MotoGP. Foto: motogp.com

Balapan MotoGP tahun 2020 ini banyak dipenuhi masalah terutama akibat merebaknya virus corona. Akibat virus pandemik ini kegiatan balap MotoGP harus tertunda meski sempat di mulai di Qatar yang hanya melombakan kelas Moto 2 dan Moto 3. Kelas paling bergengsi harus bersabar menunggu debut balapnya hingga situasi benar-benar terkendali.

Akibat dari penanundaan ini banyak pabrikan terutama yang terjun di kelas MotoGP menginginkan adanya pemanasan dahulu sebelum balap resmi dimulai. Pemanasan yang dimaksut adalah adanya tes pra musim tambahan sebelum balapan sesungguhnya.

Baru-baru ini Bos KTM MotoGP, Pit Beirer mengatakan bahwa pabrikan di kelas utama (MotoGP) telah sepakat untuk mengadakan tes pra-musim ekstra sebelum musim 2020 dimulai. Seharusnya balapan MotoGP saat ini telah melangsungkan lima balapan pertama musim ini dari jadwal awalnya, sementara itu juga diharapkan bahwa Grand Prix Prancis dan Italia Mei juga akan dibatalkan atau ditunda karena situasi COVID-19 yang memburuk di Eropa.

BACA JUGA  Poncharal Berterima Kasih Karena Valentino Rossi Menyelamatkan Serigala, Pertanda Kah…

Bahkan jika balapan bisa dimulai pada putaran berikutnya di Barcelona pada awal Juni, itu akan berarti bahwa pembalap hanya memiliki lebih dari tiga bulan sejak tes terakhir di Qatar. Alhasil, Beirer mengkonfirmasi diskusi dengan pemilik MotoGP, Dorna Sports tentang mengadakan tes di Barcelona atau sirkuit apa pun yang pada akhirnya akan menjadi tuan rumah babak pembukaan, baik satu atau dua minggu sebelum lomba di mulai.

“Ini sudah dalam tahap perencanaan dan pembicaraan. Ini sangat penting karena kita tidak bisa menyusruh pembalap langsung balapan dan menuntut untuk langsung berkompetisi setelah mereka mengalami situasi seperti ini. Sudah seharusnya ada tes pra musim dulu baru kemudian bisa memuali balapan,” kata Beirer seperti dilansir dari Motorsport.com.

BACA JUGA  Valentino Rossi Di Tantang Pembalap Ferrari

Badan pengelola Dorna dan MotoGP telah menjadi salah satu organisasi olahraga paling proaktif selama periode bermasalah ini, dengan banyak kalender yang diperbarui dikeluarkan dengan hilangnya empat balapan pertama. Beirer menyebut komunikasi dengan Dorna dan badan pemerintahan FIM sangat “luar biasa”, tetapi dia juga mengakui bahwa jika harus memaksakan sesuai kalender awal akan “tidak masuk akal” mengingat situasi yang terjadi saat ini.

“Komunikasi telah sangat baik, Presiden FIM [Jorge Viegas] selalu terbuka kepada saya, begitu juga Dorna. Akan ada beberapa pertukaran atau perubahan, sangat wajar bagi kita, dan masing-masing bisa mencoba untuk melanjutkan programnya sendiri. Sebenarnya saya juga merasa agak jengkel karena harus menerima jadwal baru yang dikirim setiap hari. Saya merasa itu tidak masuk akal, karena tidak ada yang tahu kapan kita bisa mulai lagi. Pada fase kedua, kami sepakat bahwa jadwal tidak boleh diperlakukan secara rinci, tetapi kami harus menunggu sampai ada solusi. Lalu kami harus duduk bersama di meja, promotor, penyelenggara, dan produsen,” tambahnya.

BACA JUGA  Fabio Quartararo Sering Pelajari Gaya Lorenzo

“Sekarang kita harus realistis. Jika kita berpikir tentang Italia, meskipun kita sangat senang berlomba disana dan di mana kita juga suka menjadi tamu serta kita juga memiliki banyak teman di sana, namun jika melihat kesulitan yang mereka alami sekarang entah bagaimana nanti akan mencapai ke kita, jadi tidak perlu membuat jadwal,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here