Pandangan Miring Carlo Pernat Terhadap Sosok Manajer Tim Honda

Carlo Pernat. Foto: motogp.com

Tanpa seorang Carlo Pernat, suasana paddock MotoGP akan sangat kurang bergairah dan kita tidak akan mengetahui kisah-kisahnya yang tajam dan negosiasi-negosiasi lain di balik orang ini. Diakuinya, jika pekerjaannya tidak selalu untuk mengetik saja, tetapi mengingat karirnya dulu ditandai dengan tanggung jawab yang tinggi. Orang yang sekarang sering berkecimpung dalam jurnalisme dan manajemen ini, suka mengatakan apapun di ruang publik. Bahkan dalam ingatannya banyak hal-hal menarik yang dia ingat akan karakter seseorang di MotoGP, salah satunya Alberto Puig, Manajer tim Honda Repsol.

Ketika Honda mengumumkan pergantian dari Livio Suppo untuk menangani tim Repsol Honda dan menggantikannya dengan Alberto Puig, banyak yang skeptis dengan Puig yang asli orang Spanyol tersebut. Bukan pada keterampilannya namun ada hal lain yang belum teruji. Memang Puig adalah seorang pejuang tangguh, dan bahkan seorang pembunuh yang bisa membuat para pembalap yang di komandoinya bertekuk lutut. Namu hal yang diragukan adalah justru fungsinya yang membutuhkan ukuran, ketahanan, diplomasi yang tidak dimiliki oleh Alberto Puig.

BACA JUGA  Aleix Espargaro Janji Jika Aprilia Tahun Depan Akan Bawa Kejutan
Alberto Puig. Foto: motogp.com

Untungnya, dia berevolusi dalam tim di mana Marc Marquez mampu memberikan input yang besar dan bisa membuatnya terkesan. Hal yang sama membawa lebih dari hasil yang meyakinkan. Karakter yang bukan hal baru. Carlo Pernat banyak memiliki pembalap Spanyol di dalam manajemennya. Dan satu orang yang pernah ada dalam keanggotaannya salah satunya adalah Puig saat menjadi seorang pembalap.

“Saya memiliki Alberto Puig saat di tim Aprilia, yang saat itu masih dalam tim private di kelas 250cc kalau tidak salah, ia juga sering podium. Yang saya ingat dari Puig adalah karakter orangnya yang sulit diajak bicara. Dia orangnya gugup, bahkan kasar dan sebagainya. Sebenarnya dia anak yang baik, tetapi dia memiliki karakter yang tidak memungkinkan anda untuk dekat dengannya, bahkan selama lima menit sekalipun. Mungkin dengan orang lain seprti Bayle bisa tapi dengan orang ini nggak mungkin. Ketika anda melihat saat ini dan menghubungkannya dengan fungsinya saat ini di Repsol Honda, maka anda akan bisa melihatnya,” kata Pernat di GPOne.com.

BACA JUGA  Tiga Sirkuit Ini Yang Pasti Akan Gelar MotoGP, Mana Saja?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here