Pol Espargaro mengaku Tak Hanya Honda yang Tertarik, Ducati Juga

Pol Espargaro Foto: motogp.com

OTOSPORTIF – Pol Espargaro membuat pasar pengendara MotoGP semakin panas dan tegang. Pikiran pembalap Spanyol itu terbagi antara Honda dan KTM serta Ducati.

Pol Espargaro adalah topik hari ini di paddock MotoGP. Setelah berminggu-minggu desas-desus tentang kemungkinan transfer dari KTM ke Repsol Honda, Catalan yang berusia 29 tahun kini akhirnya bicara.

Dalam beberapa hari terakhir, manajernya telah mengkonfirmasi bahwa dia memiliki tawaran dari HRC, tetapi belum ada kontrak yang ditandatangani. “Anda tahu situasi yang dapat ditemukan di MotoGP sekarang,” kata Pol Espargaro dalam sebuah wawancara dengan MotoGP.com. “Ada beberapa lowongan dan aku punya kontrak sampai akhir tahun.”

Selama periode ini, para pembalap, manajer dan pabrikan menjalin dialog berkelanjutan. Pol Espargaro terbagi diantaranya. “Ini situasi yang baik untuk bersama produsen seperti KTM, perusahaan besar dengan nama besar. Kami berjuang untuk sesuatu yang sangat menarik dan saya punya proyek besar di pundak saya. Jika Anda memiliki penawaran lain di atas meja, ini adalah situasi impian bagi setiap pengemudi,” kata Pol.

BACA JUGA  Kontrak Paling Rumit Antara Rossi dan Dovizioso

Di sisi lain ada tawaran HRC, di mana ia akan menempati tempat yang agak tidak nyaman bersama Marc Marquez. Tetapi pada sepeda motor yang, jika dikelola dengan baik, dapat menghasilkan hasil yang sangat penting. “Marquez telah memenangkan balapan dengan motor Honda dalam beberapa tahun terakhir. Ini memang legenda, tapi itu juga berarti motor ini bisa menang,” tambahnya.

Meskipun menurut Jorge Lorenzo, motor prototipe Honda sulit dijinakkan, semua pembalap ingin mengendarai RC213V. “Ducati juga bisa menang, ini adalah motor terbaik saat ini. Saya tentu saja ingin mengendarainya, tetapi saya juga harus melihat dalam situasi apa kita berada di KTM dan apa yang bisa kita lakukan,” kata Pol Espargaro yang juga mengindikasikan sedang ada tawaran dari Ducati kepadanya.

BACA JUGA  Agostini ke Lorenzo: Sudahi Kontroversi, Saya Akan Menghubunginya

“Jadi saya katakan ini sangat awal. Tapi siapa yang tidak mau mengendarai salah satu dari dua motor ini? Ini adalah motor impian untuk setiap pengendara MotoGP yang ingin memperebutkan gelar,” tuturnya.

Jadi apa yang akan dilakukan oleh pengemudi KTM ini? Faktor usia bisa memainkan peran kunci. ‘Polyccio’ tidak lagi memiliki waktu untuk berinvestasi dalam proyek yang sedang tumbuh jika dia ingin membidik Gelar Dunia.

“Saya bukan lagi anak muda berusia 24 tahun yang datang ke KTM dan menginvestasikan tahun-tahun ini dengan sepeda motor untuk memenangkan gelar dunia. Saya berusia 29 tahun, bukan yang tertua di grid, tetapi saya akan ke arah ini. Saya benar-benar ingin menunjukkan potensi saya sekarang. Kami belum memulai musim, jadi saya tidak tahu apakah sepeda kami akan siap untuk kejuaraan dunia. Ini adalah situasi yang sulit,” tutupnya.

BACA JUGA  Bos Ducati Serang Honda: Lebih Baik Runner Up Daripada Juara Dunia Cuma Lewat 1 Pembalap Saja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here