Reli Dakar 2020, Jelajahi Bagian Kosong Arab Saudi

Rally Dakar 2020
Foto: www.redbullcontentpool.com

Untuk pertama kalinya, Reli Dakar diadakan di Arab Saudi pada 5 sampai 17 Januari 2020. Para pembalap akan melalui jarak 7.500 km dari Jeddah sampai dengan Qiddiya, dengan 5.000 km di antaranya adalah medan yang spesial. Reli Dakar tahun ini digelar untuk pertama kalinya di Timur Tengah, setelah selama satu dekade terakhir menjelajahi Amerika Selatan sejak 2009 setelah meninggalkan Afrika Sahara karena alasan keamanan.

Pada gelaran Rally Dakar ke-42, para pembalap akan melibas bukit pasir di Arab Saudi untuk pertama kali. Rute tahun ini akan menyusuri pegunungan di utara dan Rub al Khali, atau yang berarti “Bagian Kosong”, wilayah gurun di selatan. Pada awalnya, dalam rentang tahun 1978 hingga 1981, rutenya adalah dari Paris ke Dakar.

BACA JUGA  Stage 5 Dakar 2020, Fernando Alonso Dekati Barisan Depan

Agar semakin menantang, panitia Rally Dakar 2020 telah mengubah aturannya. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi keuntungan tim-tim besar yang ikut kompetisi. Misal, peta jalan tidak akan didistribusikan sebelum acara dimulai. Oleh sebab itu tidak ada peserta yang mengetahui secara jelas bagaimana lokasinya secara detail, balapan akan sulit ditebak, benar-benar jadi petualangan bagi para pembalap. Bahkan road book juga dirancang lebih kompleks untuk menguji dan menantang kemampuan navigasi peserta.

Juara bertahan Nasser al-Attiyah masih menjadi favorit juara. Persaingan diramaikan pembalap Spanyol Carlos Sainz, juara dua kali Reli Dakar sekaligus ayah dari pembalap F1 Carlos Sainz Jr, juara Dakar 13 kali Stephane Peterhansel asal Perancis, dan Pembalap tuan rumah Yazid al Rajhi. Selain itu ada Fernando Alonso yang untuk pertama kalinya akan mencoba ganasnya Reli Dakar.

BACA JUGA  Danilo Petrucci Pasrah Apapun yang Terjadi

Di kategori roda dua, KTM yang mendominasi dan mengirimkan juaranya selama 18 tahun terakhir, akan kembali turun dengan tiga pembalap juara Toby Price asal Australia, Matthias Walkner dari Austria, dan Sam Sunderland asal Inggris. Sekitar 351 kendaraan start tahun ini dan juga di antaranya diikuti sejumlah pembalap perempuan setelah Arab Saudi mencabut larangan perempuan menyetir pada Juni 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here