Reli Dakar Kembali Berduka, Satu Pereli Motor Meninggal

Foto: dakar.com

Stage 7 Reli Dakar 2020 di Arab Saudi pada, Minggu, 12 Januari menyisakan berita duka. Pada jalur balap dari Riyadh menuju Wadi Al Dawasir sejauh 546 kilometer ini, pereli kawakan, Paulo Goncalves mengalami tragedi yang mengakibatkan meninggal dunia . Pereli 40 tahun kelahiran Portugal, 5 Februari 1979 itu mengalami kecelakaan terjatuh dari motor dan diduga terkena cardiac arrest (gagal jantung) setelah menempuh jarak 276 kilometer pada 10.18 pagi waktu setempat.

Panitia Reli Dakar yang mendapat informasi tentang kecelakaan Goncalves langsung mengirim helikopter ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan medis. Namun, sesampainya helikopter medis ke lokasi kejadian, mereka telah mendapatkan Goncalves sudah tidak sadarkan diri dan detak jantung berhenti. Goncalves langsung diterbangkan ke Rumah Sakit Layla. Pihak rumah sakit menyatakan Goncalves sudah meninggal di tempat kejadian.

BACA JUGA  Kampung Safety Riding Binaan Astra Motor Jateng Berhasil Masuk Nominasi di Ajang Lurah Hebat

Saat kecelakaan terjadi, Paulo Goncalves membalap untuk pabrikan India, Hero, dan berada di peringkat ke-46 klasemen sementara hingga stage 6 usai. Goncalves menambah deret panjang pebalap Rally Dakar yang meninggal dunia. Kejadian terakhir menimpa Michal Hernik yang meninggal pada Rally Dakar 2015. Meskipun sebagai balap reli terganas di dunia yang sudah sering kali menelan korban hingga meninggal, kabar ini tetap membuat dunia Reli Dakar berduka yang mendalam.

Paulo Goncalves melakukan debut di Rally Dakar pada tahun 2006 dan mampu finish empat kali di peringkat 10 besar. Hasil mengesankan diperoleh Goncalves saat berhasil posisi runner-up pada 2015 di belakang Marc Coma. Sebelum membaap bersama Hero, Goncalves pernah membalap di Reli Dakar dengan berbagai merek motor seperti Honda, BMW, dan Husqvarna.

BACA JUGA  Akhir Tahun 2019,¬†Ekspor AHM Meningkat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here