Saran Biaggi ke Valentino Rossi, Lanjut Atau Tidak?

Max Biaggi dan Valentino Rossi. Foto: motogp.com

Max Biaggi menyatakan pendapatnya tentang masa depan Valentino Rossi saat wawancara di Sky Sport MotoGP, ia juga kembali mengenang masa karirnya dan masa depan.

Max Biaggi adalah pembalap yang sudah sangat terkenal di balap MotoGP dan Superbike. Empat gelar di kelas 250 dan dua gelar di masing-masing kejuaraan bergengsi. Dia merindukan kemenangan di kelas utama, tetapi di 500 / MotoGP dia adalah protagonis selama beberapa tahun. Begitu banyak pertempuran, kemenangan, podium, dan kenangan indah yang akan tetap selamanya.

Diwawancarai oleh Sky Sport MotoGP, Biaggi menelusuri kembali karirnya dan mengingat dimana kemenangan paling favorit. “Mugello 1997, karena itu adalah balas dendam saya. Itu yang terbaik karena saya tidak menang dengan Aprilia tetapi dengan Honda di sirkuit di mana motor Italia selalu menang. Itu hampir senilai gelar juara dunia, saya memenangkannya lewat foto di finish,” ungkap Biaggi.

BACA JUGA  Harus Ada Kesepakatan Antara Valentino Rossi dan Petronas

Dia melakukan debut di kelas utama setelah empat kali bermain di kelas 250. Hari ini ada banyak pembalap yang masuk di MotoGP meskipun dengan pengalaman yang kurang. Juara dunia enam kali itupun berkomentar. “Mungkin anda lulus terlalu dini di kelas atas, anda harus memenangkan setidaknya satu gelar. Ini memberi anda dorongan dan kredibilitas. Mereka tidak semuanya seperti Marquez. Memiliki banyak pengalaman dapat memberi anda kekuatan dan moral,” ungkapnya.

Biaggi juga ditanya tentang persaingan historis dengan Valentino Rossi. “Saya belum pernah memiliki musuh pembalap Italia sebelum ada Rossi, baik di GP 500, atau di kelas yang dia ikuti. Ketika anda memiliki seorang antagonis, maka anda akan membagi penggemar, jurnalis, dan orang banyak menjadi dua pihak yang bersebarangan. Ini berarti anda telah meninggalkan bekas. Bertahun-tahun telah berlalu dan jika saya melihat ke belakang, dengan sedikit romansa, saya menemukan periode itu indah. Ini mirip dengan saat orang-orang Spanyol sekarang yang menginginkan Biaggi-Capirossi-Rossi di sirkuit melawan orang-orang Spanyol,” kata Biaggi.

BACA JUGA  Memperingati 25 Tahun Valentino Rossi Terjun di MotoGP

Menurutnya, Rossi harus terus balapan jika dia memiliki hasrat yang tepat untuk melakukannya. “Selama dia mau dan termotivasi kenapa tidak. Itu yang merupakan dua hal terpenting selain kecepatan dan pengalaman,” lanjutnya.

Biaggi sempat mengelola Tim Max Racing di Moto3 dan tahun lalu ia mendekati gelar juara dengan pembalapnya Aron Canet. Pengalaman manajerial ini memotivasi dia. “Saya menyukai gagasan tinggal di lingkungan saya dan melakukannya dari balik layar. Saya menyerahkannya kepada teknisi dan pembalap saya, tetapi jika mereka membutuhkan saran, mereka ada di sana. Saya berterima kasih kepada Canet, dia membuat tahun terbaik dalam karirnya dan saya senang,” ungkap Biaggi.

 

BACA JUGA  Valentino Rossi Dipastikan Akan Segera Berlatih di Misano

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here