Sirkuit Jerez Jadi Penentu Kelanjutan MotoGP 2020, Kok Bisa? Ini Kata Bos MotoGP

carmelo Ezpeleta, CEO Dorna. foto: motogp.com

Semua mata kini tertuju pada tanggal 3 Mei dimana Jerez, Spanyol akan menjadi pembuka gelaran kelas MotoGP 2020. Namun dengan masih merebaknya dampak dari virus Covid-19 ini maka segala resiko menjadi musuh utama MotoGP. Di sinilah faktor kunci dari sirkuit Jerez yang akan menjadi penentu nasib balapan MotoGP 2020.

Setelah diundurnya Argentina menjadi tuan rumah maka sirkuit yang selanjutnya menggelar MotoGP sesuai jadwal adalah sirkuit Jerez. Dorna sebagai penyelenggara MotoGP seperti diketahui berasal dari Spnyol dan tentunya memiliki hubungan yang sangat baik dengan sirkuit-sirkuit yang ada di Spanyol. Kedekatan secara individual dan profesional ini diharapkan bisa menjadi penolong agar MotoGP tetap bisa di mulai dan di tayangkan.

Disinilah kekuatan dan kehebatan penyelenggara MotoGP yakni Dorna akan di uji. Sebagai penyelenggara yang berasal dari Spanyol seharusnya Dorna yang di komandoi oleh Carmelo Ezpeleta mempunyai daya tawar yang lebih. Sebagai orang Spanyol, Ezpeleta tentu mempunyai banyak relasi di pemerintahan dan otoritas hingga bisa membujuk atau setidaknya berbicara tentang kemungkinan menggelar balapan di Spanyol.

BACA JUGA  Vinales: Saya Akan Merindukan Valentino Rossi

Melihat berita yang terupdate sehari sebelumnya di beberapa situs MotoGP, sirkuit Jerez sepertinya masih belum ada penundaan dan masaih sesuai jadwal. Dalam sesi tanya jawab Carmelo Ezpeleta juga memberikan pernyataan jika Jerez masih bisa menjadi tuan rumah sesuai agenda meskipun juga melihat kondisi terakhir nantinya.

“Sudah menjadi tujuan kami untuk tetap melanjutkan dan menggelar semua seri balap tahun ini. Kami selalu menjalin kontak secara intensif dengan berbagai pihak seperti IRTA, FIM, Tim dan para penyelenggara. Kami sudah berbicara dengan otoritas di Jerez dan semuanya sampai saat ini tidak ada masalah. Namun kita juga terus memonitor perkembangan hingga kedepannya. Kita terus berusaha menjalankan segala sesuatunya seperti biasanya namun jika otoritas lokal menganjurkan untuk digelar tanpa penonton kita akan menyanggupinya,” kata CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta.

BACA JUGA  MotoGP Bukan Hanya Hiburan dan Ejekan di Medsos, Namun Nyawa Taruhannya

Kini nasib gelaran MotoGP ada di sirkuit Jerez yang notobene adalah salah satu sirkuit yang jarang absen menggelar MotoGP. Namun dengan kondisi yang serba luar biasa seperti ini, Jerez akan menjadi pondasi utama seri-seri MotoGP selanjutnya. Masih ada 19 seri lagi namun untuk seri-seri Eropa di luar Spanyol masih agak pesimistis. Dan juga masih ada masalah lain yang belum teratasi yakni para pembalap, tim-tim dan kru yang berasal dari Italia harus bisa di akomodasi agar bisa menuju ke Spanyol dengan aman. Karena pemerintah Italia memberikan larangan kepada warganya untuk pergi keluar negeri. Bahkan hubungan Spanyol dan Italia pun terputus di udara karena tidak ada pesawat yang beroperasi.

BACA JUGA  Beberapa Pembalap MotoGP Mulai Berlatih Di Andorra, Siapa Saja?

Sekali lagi hal yang terpenting untuk dicermati adalah jika Jerez gagal atau di undur menjadi penyelenggara sesuai jadwal resmi, maka bisa jadi MotoGP tahun ini akan tidak ada atau diundur tahun depan sambil menunggu keadaan normal. Tapi jika bisa di gelar sesuai jadwal maka akan bisa menyelamatkan MotoGP ini di beberapa seri berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here