Supermoto Paling Favorit Buat Latihan Pembalap MotoGP, Kenapa?

Valentino Rossi Saat Berlatih supermoto. Foto: motogp.com

Supermoto adalah sebuah disiplin dalam dunia sepeda motor yang menarik dan semakin banyak peminatnya. Di kompetisi ini banyak pembalap yang berpartisipasi dalam kejuaraan nasional atau internasional, namun ada juga yang menggunakan disiplin ini sebagai metode untuk pelatihan. Ini tentu saja merupakan pilihan yang sangat tepat. Supermoto juga menjadi salah satu disiplin latihan bagi banyak pembalap MotoGP, saat ini dan masa lalu.

Rossi dikejar Dovi saat SIC Supermoto. Foto: motogp.com

Aturan tidak membolehkan pembalap MotoGP berlatih dengan motornya diluar jadwal resmi. Berlatih Supermoto menjadi jawaban pembalap untuk bisa tetap berlatih dan mengasah skill nya. Ini juga cukup menguntungkan bagi tim karena akan memangkas biaya pengeluaran cukup banyak bagi tim, jika para pembalapnya tidak latihan dengan motor resmi. Karena jika sekali latihan saja tim harus mengeluarkan banyak biaya hanya untuk pembalap berlatih salah satunya tentunya sewa sirkuit.

Marc Márquez, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Johann Zarco adalah mayoritas wajah yang dikenal di MotoGP yang sering berlatih Supermotard/Supermoto. Meskipun sebagian besar dari mereka tidak terlibat secara profesional dalam disiplin ini, tapi mereka mempraktikkannya pada banyak kesempatan untuk latihan di akhir pekan.

Dani Pedrosa juga penyuka supermoto. foto: motogp.com

Pembalap terbaik selalu mencari kesempurnaan dalam hal menunggang motor balap dan Supermoto adalah satu cara untuk meningkatkan performa itu. Supermoto adalah kompetisi lain dalam hal kecepatan dan bermain Supermoto dapat meningkatkan kemampuan pembalap untuk mengendalikan motor. Selain itu juga memperbaiki respon dan reflek mereka saat kecepatan tinggi. Latihan Supermoto adalah latihan yang efektif dan menghibur serta banyak disukai para pembalap

Supermotard/Supermoto juga mengajarkan pembalap untuk rileks, santai dan membiarkan sepeda motor melakukan pekerjaannya. Tapi bukan hanya gaya mengemudi yang membantu anda bisa cepat. Geometri sepeda motor adalah faktor penting dalam mengemudi.

Andrea Dovizioso. Foto: motogp.com

Dalam disiplin ilmu ini, anda harus tahu cara beralih dari aspal ke tanah, dan sebaliknya. Dengan keterampilan motorik yang terus berubah yang harus anda ketahui cara bagaimana beradaptasi. Karena itu, anda memerlukan sepeda motor yang ringan dan responsif, dengan jarak suspensi yang besar dan terhubung ke ban khusus yang bisa mencengkeram kedalam tipe medan yang berbeda.

Lihai dalam mengatur saat sliding dan berakselerasi tetapi disaat yang sama juga harus mengerem, tanpa bantuan elektronik adalah salah satu hal yang sulit bagi pembalap. Namun dengan latihan ini memungkinkan pembalap tidak panik saat kehilangan grip di aspal. Refleks ini akan muncul bahkan ketika kecepatan di sekitar 100 km/jam, dan dapat bermanfaat pada motor yang ingin mencapai lebih dari 300 km/jam saat akan keluar dari tikungan.

Rossi dan Marquez dulu sering latihan bersama Dirt Track. Foto: VR46

Saat terjadi kesalahan kemudi biasanya saat kecepatan rendah (untuk sepeda motor di sirkuit), maka kelincahan menggunakan sepeda motor berperan penting. Dan memungkinkan untuk cepat mengkoreksi dan menemukan lintasan yang tepat kembali. Kombinasi dari semua ini memungkinkan pembalap bisa memberikan kondisi yang sempurna untuk segera meningkatkan kecepatan dan posisi yang baik buat pengendara.

Bagaimana caranya, pengendara tinggal mengerem dan memindahkan pantat keluar sedikit dari sedel motor, lalu miringkan motor. Ini adalah proses sederhana dari hal-hal penting tentang cara berkendara dengan Supermoto. Meskipun sudah terbiasa berlatih dengan hal kecepatan namun proses ini tampaknya justru berbanding terbalik. Tetapi ini penting dan memungkinkan anda untuk bisa beradaptasi dengan mesin dan medan secara cepat.

Alex Rins latihan Supermoto di Andorra. Foto: motogp.com

Beberapa pengendara masih lebih suka memakai lutut di Supermotard, dengan karakter trek yang kencang dan berkelok-kelok (biasanya karting), hampir mustahil untuk melintas dari satu sisi sepeda ke sisi lain di sudut-sudut tertentu. Lebih mudah, lebih cepat dan lebih efisien untuk menggerakkan sepeda motor di bawah kendali pengendara untuk membuatnya berbelok, sehingga bisa menggeser pusat gravitasinya. Tanpa ada jalur lurus panjang untuk rileks, ilmu ini adalah tes yang sangat sulit dan konstan, belokan akan cepat muncul dihadapan kita.

Bagaimana dengan Dirt Track?

Dirt Track biasanya menggunakan trek oval dan bertanah. Sepeda motor ini biasanya tidak memiliki rem depan, jadi kuncinya adalah mengendalikan selip roda belakang, terutama karena bannya adalah ban tipe basah atau hujan. Balapan ini biasanya ada di Amerika Serikat, berlangsung dengan beberapa babak kualifikasi, babak eliminasi dan di balapan terakhir pemenangnya ditentukan.

Marc Marquez latihan Dirt Track. Foto: Marc Marquez © DTX

Marc Marquez, yang adalah salah satu orang dengan spesialisasi di disiplin ilmu ini. “Di MotoGP, anda memiliki kecepatan dan adrenalin, anda harus sangat teliti setiap belokan dan anda tidak dapat kehilangan konsentrasi. Di Dirt Track, setiap putaran berbeda, ada selip dan anda harus sangat akurat dengan pelintiran gas. Memang benar bahwa balapannya sangat pendek dan tidak dapat diprediksi, itulah yang membuatnya sangat menarik. Dan disini anda dapat beralih dengan cepat dari posisi pertama hingga ke perjuangan untuk tempat kedelapan. Tak ragu lagi ini adalah teknik yang menunjukkan pengaruh besar Supermoto dalam kompetisi di sepeda motor,” kata Marquez.

Pembalap yang memahami bahwa Supermotard adalah cara yang bagus untuk menghubungkan otak mereka ke tangan kanan dan ke ban belakang, berarti telah menguasai seni kontrol traksi. Sifat trek dan sepeda motor ini telah menjadi alat pembelajaran bagi pengendara dari semua tingkatan. Hampir semua pembalap profesional dari MotoGP ke MXGP, menggunakan Supermotard untuk menyempurnakan keterampilan mereka untuk mengendalikan sepeda motor dalam berbagai kondisi.

Ranch VR46 tempat berlatih pembalap muda Italia. Foto: motogp.com

Banyak pembalap berlatih di Andorra, sirkuit yang terkenal untuk berlatih di musim dingin demi menyambut balapan di musim panas. Valentino Rossi bahkan telah melangkah lebih jauh dengan membangun Dirt Track/aspal kelas dunia yang berkelok-kelok melewati perbukitan dekat rumahnya di Tavullia, Italia.

Johan Zarco

Adapun Johann Zarco, ketika dia tidak melakukan Flat Track dengan Fabio Quartararo, tidak jarang bisa menemuinya di sirkuit Supermoto di Prancis Selatan, untuk berlatih bersama Thomas Chareyre seorang juara dunia di sisiplin ilmu ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here