Teknologi Anti Kempes Ban Motor di Reli Dakar 2020

Foto: dakar.com

Seperti diketahui, Reli Dakar 2020 untuk pertama kalinya digelar di Arab Saudi. Meskipun berganti tempat, namun medan yang yang dilewati selalu sesuai standar Reli Dakar dari masa ke masa, yaitu, ekstrem, berat, dan penuh tantangan. Rute sejauh 7.500 kilometer yang menyususri bagian kosong Arab Saudi didominasi trek pasir dan dikombinasikan dengan lintasan berbatu.

Untuk bisa menembus garis finish, diperlukan kombinasi fisik pembalap yang kuat, kondisi motor yang sehat dan tahan banting, dan keberuntungan. Kendaraan yang dipakai, kendaraan tlah dimodifikasi sedemikian rupa dan ditambahi piranti-piranti yang menunjang safety, performa, dan daya tahan.

Melihat khusus di kelas motor, salah satu piranti krusial adalah ban. Bayangkan saja jika ban tidak mumpuni dan mudah rusak maka akan sangat menyulitkan dan menghabiskan waktu panjang untuk menggantinya. Sendirian di tengah padang pasir dan harus mengganti ban yang bermasalah pasti akan sangat menguras tenaga.

BACA JUGA  Ban Baru Michelin Target Pecahkan Rekor MotoGP

Untuk meminimalisir terjadinya kendala di sektor ini, para produsen ban telah mengaplikasikan teknologi terkini dan khusus. Seperti teknologi pada ban Michelin yang dinamakan Bib Mousse. Teknologi ini sudah dikembangkan sejak tahun 1984. Teknologi Bib Mousse merupakan solusi untuk kebutuhan ban offroad anti bocor.

Teknologi Bib Mousse diciptakan oleh Michelin dan ditujukan untuk sepeda motor di ajang Rally-Raid, Enduro dan Cross maupun berbagai kebutuhan lain dengan medan ekstrem. Disebutkan jika kecepatan maksimum dengan ban yang menggunakan teknologi Bib Mousse adalah 130 km/jam. Ban jenis ini termasuk NHS (Not for Highway Service – Bukan untuk Penggunaan Jalan Raya) sehingga tidak boleh digunakan di jalan raya.

BACA JUGA  3 Kemampuan Canggih Vespa GTS Super Tech 300

Selain Michelin pabrikan ban Dunlop juga telah memiliki teknologi ini. Teknologi Mousse merupakan ban dalam yang bentuknya mirip busa. Ini bukan sembarangan ban dalam. Dengan tekstur pori-pori kecil membuat ban dalam tersebut bisa menyimpan angin nitrogen. Cara kerjanya, saat ban tertusuk benda tajam, maka ban dalam tersebut akan mengembang dan mencegah ban menjadi kempes.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here