Tim Honda Akan Tes Di Misano Bulan Agustus

Pembalap penguji Honda, Stefan Bradl. Foto: Instagram / @stefanbradl6

Stefan Bradl, pembalap penguji (test rider) dari tim Honda MotoGP, telah mengkonfirmasi tes Misano pada bulan Agustus. Pekerjaan pertama yang menjadi fokus utama adalah pada elektronik dan sasis.

Tim-tim yang terlibat di MotoGP saat ini sedang merencanakan pengujian motor. Ducati tampaknya telah memesan sirkuit Misano untuk bulan Juni dan produsen lain mungkin akan mengantri, mulai dari Yamaha. Di tempat yang sama, Honda dengan pembalap test-nya Stefan Bradl juga akan ikut untuk tes pribadi. Pengujuian terakhir bagi pembalap penguji asal Jerman ini adalah di Sepang, setelah pembatalan tiga hari di Jerez dijadwalkan 18-20 Maret. HRC telah memilih tiga trek uji: Jerez, Misano dan Motegi.

BACA JUGA  Kabar Terbaru Dorna Perbolehkan Tim MotoGP Menambah Orang, Berapa Banyak?

Stefan Bradl harus berurusan dengan pembatasan perjalanan, tetapi tampaknya mulai Juni tidak akan ada persyaratan karantina bagi mereka yang bepergian di dalam Uni Eropa. Dalam beberapa hari ke depan dia akan bertanya kepada Alberto Puig apakah rencana tes untuknya sudah diperbarui.

“Sejauh ini relatif sedikit informasi yang berasal dari Jepang. Saya hanya tahu bahwa tanggal tes bulan Agustus di Misano yang sudah dikonfirmasi. Meskipun pembekuan mesin dan aerodinamika, pekerjaan untuk pembalap penguji tidak boleh hilang. Insinyur HRC datang dengan versi baru yang tak terhitung jumlahnya dari setiap komponen yang dapat diubah,” katanya kepada Speedweek.com.

Kemungkinan besar pekerjaan Bradl akan fokus terutama pada elektronik dan sasis. Selama musim MotoGP 2020 akan sulit untuk memanfaatkan latihan bebas untuk mencoba pembaruan. Karena pada kejuaraan yang terbatas pada sepuluh balapan atau lebih ini, fokusnya adalah pada perebutan gelar.

BACA JUGA  Kalender Resmi MotoGP 2020 Akan Dirilis Dalam Waktu Dekat

“Para insinyur akan mengerjakan program dan pemetaan baru. Mungkin ada versi di mana kontrol traksi atau rem motor bisa bekerja dengan cara yang lebih lembut dan lebih konstan. Dengan bantuan data saat ini, pasti ada cara untuk menyempurnakan semua sistem. Bagian-bagian baru juga akan tiba untuk perangkat keras. Pengembangan sasis atau aerodinamis tidak pernah berhenti,” ungakp Bradl.

Ada rasa ingin tahu yang besar untuk melihat kemajuan RC213V setelah banyaknya masalah di tes Losail. Marc Marquez harus menggunakan prototipe 2019 milik Nakagami untuk perbandingan. Tetapi bagi Stefan Bradl semuanya normal.

“Mereka juga melakukannya pada 2018 sebelum dimulainya musim. Hanya kemudian publik kurang sadar. Sekarang tekanan waktu meningkat karena kami hanya memiliki enam hari tes IRTA pada tahun 2020 sebelum musim dimulai. Cidera bahu Marc membuat banyak hal lebih sulit,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ini Dia Regulasi Baru MotoGP 2020. Lebih Pro Ke Pembalap Rookie

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here