Tony Cairoli: Balapan Ditentukan Dari Latihan

Antonio Cairoli saat di MXGP Semarang 2018. Foto: Heru Godzy/otosportif.com

Pada awal musim, pembalap KTM Red Bull, Antonio Cairoli masih berjuang dengan bahu yang cedera dan peregangan pada ligamen di lututnya. Dan kini Jorge Prado, yang merupakan generasi berikutnya sudah mulai tumbuh dewasa.

Dilansir dari speedweek.com, promotor Piala Dunia Motocross (MXGP), Infront Moto Racing menerbitkan obrolan wawancara dengan juara dunia sembilan kali Antonio Cairoli. Sebagai pengingat, setelah dua seri balap di Matterley Basin dan Valkenswaard, Cairoli berada di tempat ketiga di belakang Jeffrey Herlings (KTM) dan Tim Gajser (Honda), sudah 26 poin di belakang sang pemuncak, Herlings.

“Aku tidak berharap segalanya bisa berjalan baik di Inggris. Bahuku tidak 100% bugar dan lututku juga menyebabkan masalah besar. Saya mendapatkan cidera lutut saya di Lommel dan cukup meregangkan ligamen saya. Itu tidak terlalu buruk, tetapi treknya sangat dalam dan aku harus banyak bekerja dengan kaki dan menopang diri sendiri. Saya balapan dengan hati-hati agar tidak cidera lebih serius. Hasilnya baik-baik saja,” ungkap pembalap asal Sisilia itu.

BACA JUGA  Andrea Dovizioso Patah Tulang Setelah Ikut Balap Motocross

Dengan posisi 2 dan 4, Cairoli berada di podium ketiga di Matterley Basin sebelum putaran kedua di Valkenswaard. “Meskipun Valkenswaard adalah salah satu trek favoritku, aku punya banyak masalah dengan lututku di sana. Anda harus meletakkan kaki Anda di tanah sekitar 20 kali per lap, itu tidak mudah karena aku harus berhati-hati untuk tidak meregangkan ligamen lagi. Itu sebabnya aku berkendara sangat aman dan melakukan minimalisasi kerusakan,” ungkapnya.

Seperti beberapa pembalap lain, Cairoli menggunakan istirahat ini untuk menyembuhkan luka-lukanya dan menjaga tubuhnya tetap bugar. “Kali ini membantu dari satu sisi karena saya dapat mengatasi masalah dengan cara yang baik. Tetapi jika kurangnya berlatih, istirahat ini juga tidak membantu banyak,” kata Cairoli.

BACA JUGA  Operasi Andrea Dovizioso Sukses Lalu Apa Kata Ducati Soal Ini

Bagaimana Cairoli dapat mempertahankan motivasinya setelah begitu banyak kesuksesan. “Setelah bertahun-tahun, memang tidak mudah untuk memotivasi diri lagi dan lagi, dan untuk bersaing di tingkat tertinggi. Saya telah mengatakan ini berkali-kali, jika saya akan terus maju selama saya bisa berkembang. Saya terus berjalan selama itu dan melakukan yang terbaik untuk menang dan berjuang untuk podium. Itu memotivasi saya. Jika suatu hari saya melihat bahwa saya tidak lagi kompetitif dan saya memiliki latihan yang sulit, saya akan berhenti. Latihan ini sebenarnya yang paling sulit. Balapan sebagian besar hanya menyenangkan. Tetapi perlombaan dimenangkan dari latihan,” jelasnya.

Dengan Jorge Prado, Cairoli memiliki pesaing yang kuat di tim mereka sendiri. “Jorge adalah pria yang keren dan pembalap yang paham teknologi, salah satu yang terbaik di dunia. Sangat menyenangkan untuk berlatih dengannya. Saya jauh lebih tua darinya dan itu membuat saya termotivasi. Sebaliknya, saya juga bisa mengajarinya beberapa hal yang akan menjadikannya gelar juara dunia di tahun-tahun mendatang,” tutup Cairoli.

BACA JUGA  Valentino Rossi: Saya Pingin Punya Anak Masalahnya Saya Tidak Pernah Siap

Perolehan Poin Setelah 2 Seri Balapan:

  1. Jeffrey Herlings      (NED) KTM             94
  2. Tim Gajser             (SLO) Honda          85
  3. Antonio Cairoli        (ITA) KTM             68

4  Clement Desalle     (BEL) Kawasaki      60

5  Gautier Paulin         (FRA)Yamaha        58

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here