Trik Alternatif Hadapi Kawasan Ganjil Genap Pakai Aplikasi

Foto: Ilustrasi

Pada dasarnya, pemberlakuan perluasan wilayah ganjil genap di wilayah DKI Jakarta dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas. DKI Jakarta memberlakukan aturan pembatasan plat nomor mobil ganjil-genap untuk beberapa ruas jalan utama di jam sibuk pagi dan sore hari.

Aturan ini berlaku untuk kendaraan pribadi beroda empat atau lebih. Mobil berplat nomor dengan akhiran angka ganjil hanya dibolehkan melintas di tanggal ganjil. Sedangkan mobil berpelat nomor dengan akhiran angka genap hanya dibolehkan melintas di tanggal genap.

Kendaraan yang tidak mematuhi aturan ganjil-genap tentu akan dikenakan sanksi, yakni dikeluarkan dari jalur dan dikenakan tilang. Bagi yang hafal jalan, untukmenghindari jalan ganjil-genap tentu akan lebih mudah dalam mencari rute alternatif. Namun, bagi yang tidak terlalu familiar dengan kondisi jalanan di Jakarta ataupun yang datang dari luar Jakarta tentu akan menjadi lebih sulit.

BACA JUGA  Marc Maquez Janji Sudah Fit 100% Saat di Qatar

Dalam era digital dan aplikasi, bagi yang kurang atau tidak hafal rute jalanan ibukota bisa menggunakan aplikasi penunjuk jalan yang banyak beredar. Dua aplikasi yang punya fitur untuk menghindari jalur ganjil genap dan mencari rute alternatif adalah Waze dan Google Maps. Baik pengguna Android maupun iOS bisa memanfaatkan fitur ganjil-genap di kedua aplikasi ini.

Tentunya, sebelum menggunakan Waze maupun Google Maps, pastikan GPS aktif, gawai terkoneksi internet, dan gunakan versi aplikasi yang terbaru. Berikut langkah-langkah mudah dalam mencari jalur alternative dengan Waze maupun Google Maps.

Google Maps

Google Maps versi terbaru (versi 9.73, dirilis 16 Maret 2018) di toko aplikasi Android Google Play Store kini sudah mampu mengindentifikasi ruas jalan ganjil-genap di DKI Jakarta. Apabila pengguna meminta petunjuk arah navigasi mobil ke suatu lokasi yang biasanya dituju lewat jalur ganjil-genap. Google Maps akan otomatis menyajikan jalur alternatif yang menghindari ruas jalan tempat aturan tersebut berlaku.

BACA JUGA  Launching Tim MotoGP 2020, Ducati Duluan, Honda Bikin Kejutan

Jalur alternatif tersebut hanya akan muncul apabila pengguna meminta directions di waktu pemberlakuan aturan ganjil-genap, yakni antara pukul 07.00 hingga 10.00 untuk pagi hari, dan antara pukul 16.00 hingga 20.00 untuk sore dan malam hari. Di luar dua periode waktu itu, rute navigasi akan disajikan seperti biasa tanpa menghindari jalur ganjil-genap. Berikut langkahnya.

  1. Buka aplikasi Google Maps di perangkat kamu. Setelah itu, buka menu “Settings”.
  2. Geser layar ke atas untuk menemukan menu “Navigation settings”. Di dalam menu ini kemudian pilih “Avoid odd-even traffic fine”.
  3. Centang pilihan “Even plate” jika pelat nomor genap atau “Odd plate” jika pelat nomor ganjil. Kemudian klik “Save” untuk melanjutkan.
  4. Setelah selesai mengatur pelat nomor, tinggal mengetikkan alamat yang ingin dituju di boks pencarian yang ada di atas aplikasi.
  5. Setelah semua dilakukan maka secara otomatis Google Maps akan memilihkan jalur yang sesuai dengan pelat nomor kendaraan sesuai dengan tanggal ganjil atau genap yang berlaku di jalanan Jakarta.
BACA JUGA  Yakin Berkendara di Jalanan Terendam Banjir? Berikut Tipsnya

Waze

Sementara untuk aplikasi Waze, pencarian rute alternative bisa dilakukan dengan mengikuti langkah berikut ini. Pertama masuk ke menu “Setting” dan kemudian pilih menu “Navigation”. Selanjutnya cari menu “License Plate Restriction” atau “pembatasan pelat nomor” yang berada di paling bawah. Setelah menu ini dipilih maka akan muncul kolom untuk memasukkan dua digit terakhir nomor pelat monil yang digunakan. Setelah ini maka secara otomatis Waze akan mencarikan rute yang menyesuaikan dengan implementasi peraturan ganjil-genap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here