Valentino Rossi: Honda Pikir Saya Gila

Valentino Rossi saat di Honda. Foto: motogp.com

OTOSPORTIF – Valentino Rossi kemarin menjadi bintang dalam acara di stasiun TV Rai1, dalam program ‘Never give up’. Bersama Alex Zanardi, ia menelusuri kembali beberapa hal penting dalam kariernya yang prestisius.

Valentino Rossi adalah bintang televisi yang di undang untuk acara solidaritas ‘Never give up: tricolor stories. Acara televisi ini tujuannya adalah penggalangan dana untuk kepentingan Palang Merah. Turut hadir adalah Alex Del Piero, pembalap F1 Charles Leclerc, Federica Pellegrini. The Doctor sendiri muncul di TV pada sore hari.

Sang juara dari Tavullia telah menelusuri kembali beberapa tahapan karir legendarisnya, bahkan ada juga lelucon lucu setelah beberapa kemenangan bersejarahnya.

“Kami memperkenalkan sepeeda motor pada orang lansia dan anak-anak dan semua orang yang mungkin belum tahu soal motor saat itu. Parodi-parodi itu berhasil karena datang secara alami. Dan itu membuat olahraga sedikit lebih ringan. Kami melakukannya dan bersenang-senang,” kata Valentino Rossi.

BACA JUGA  Kalau Valentino Rossi Kontrak 2 Tahun, Fans Mewek Bahagia Berjamaah

Dia juga mengingat banyak hal salah satunya pertempuran bersejarah melawan Casey Stoner di Corkscrew, Amerika pada 2008. “Itu adalah salah satu pertarungan terbaik dalam karir saya. Casey dan saya telah saling mengalahkan beberapa kali dalam lomba itu,” ungkapnya.

Untuk menjadi juara MotoGP, anda membutuhkan modal yang bagus. “Sedikit rasa dengki di kompetisi di dalammu akan menjadi pembeda di saat-saat penting antara pembalap yang kuat dan seorang juara. Jika anda benar, mungkin anda mendapatkan lebih banyak manfaat untuk jangka panjang,” lanjut Rossi.

Valentino Rossi telah memenangkan banyak hal di awal karirnya. “Ini adalah sesuatu yang hanya diraih oleh beberapa juara. Namun, semakin sulit di tahun-tahun berikutnya, dimana saya jarang menang dan sering kecewa. Namun ada episode-episode tertentu yang memberi lebih banyak kesenangan daripada ketika saya menang 12 balapan berturut-turut,” jelas Rossi.

BACA JUGA  Lucio Cecchinello Bingung Pilih Valentino Rossi atau Marc Marquez

Akhirnya, pemain berusia 41 tahun itu mengingat lagi tantangan terbesar dalam karirnya. Ketika dia meninggalkan Honda untuk pindah ke Yamaha. Taruhan yang ternyata menang. “Pada tahun-tahun itu banyak yang mengatakan bahwa saya menang berkat Honda. Itu adalah sebuah kepuasan, saya telah membuat keputusan yang gila.

Hamilton seolah meninggalkan Mercedes untuk balapan dengan McLaren. Di Honda mereka mengira saya gila ketika saya memutuskan untuk bergabung dengan Yamaha. Tetapi pada akhirnya saya menunjukkan bahwa saya tidak hanya menang karena motor,” tegas Rossi bangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here