Valentino Rossi: MotoGP Lebih Sulit Dibanding Naik F1

Valentino Rossi. Foto: motorsport.com

Valentino Rossi adalah salah satu pembalap yang bisa merasakan kehebatan performa jet darat F1 dan tentu saja kehebatan motor MotoGP. Tak hanya pernah mencoba satu merek saja di F1 namun beberapa merek mobil seperti Mercedes dan Ferrari pun sempat di cobanya. Jarang ada pembalap MotoGP yang bisa melakukan hal tersebut kecuali Rossi seorang.

Rossi dan Hamilton bertukar tunggangan akhir 2019 lalu. foto: monsterenergy.com

Dilansir dari gpone.com dirinya menjelaskan perbedaan antara naik mobil Formula One (F1) dan naik motor MotoGP. Seperti di ketahui jika Vale kecil sebelumnya lebih menyukai balap mobil terutama F1 sebelum akhirnya terjun di balap roda dua. Dulu Rossi awalnya balapan Karting sebagai pondasi awal sebelum naik ke kelas F1. Namun karena biaya yang mahal serta disiplin yang berbeda membuatnya banting stir pindah ke roda dua.

Meski hingga kini sudah beberapa merek motor di kelas MotoGP telah di cobanya dan memberikan banyak gelar juara dunia, namun kecintaannya akan balap mobil khususnya Formula One selalu ada dalam benaknya. Bahkan dulu sempat ada tawaran ke Rossi untuk menjadi driver tim F1 Ferrari namun tidak jadi terealisasi. Dalam beberapa kesempatan banyak pabrikan roda 4 yang mengajaknya untuk mencoba salah satu mobil balap yang mereka punya, baik Rally, F1 maupun balap mobil lainnya.

BACA JUGA  Memperingati 25 Tahun Valentino Rossi Terjun di MotoGP
Valentino Rossi dan Lewis Hamilton. Foto: monsterenergy.com

Pada akhir 2019 lalu Vale mendapatkan kesempatan untuk bertukar tunggangan dengan juara dunia F1 yakni Lewis Hamilton. Rossi diundang untuk menaiki jet darat Mercedes F1 sedangkan Lewis Hamilton menaiki Yamaha M1 MotoGP di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia Spanyol. Dan belum lama ini saat interview dengan Sky Sport Rossi sempat menceritakan perbedaan menunggangi keduanya.

“Pada dasarnya motor lebih sulit dikendarai daripada mobil. Lebih sulit dilihat dari semua sisi terutama dari sudut pandang fisik. Jika di F1 anda akan diikat dan duduk di dalam mobil, jadi itu semua mengandalkan kemampuan sensitivitas. Namun saat bergerak, bodi juga diperhitungkan karena gerakan anda akan membuat perbedaan. Secara umum, sepeda motor sedikit lebih sulit, kita tahu karena kita semua mengendarai mobil ketika kita berusia 18 tahun, sementara lebih sedikit orang menggunakan sepeda motor. Namun diantara keduanya ada hal yang mirip yakni benar-benar kendaraan yang ekstrim, level balap antara F1 dan MotoGP juga sangat mirip,” kata Vale.

BACA JUGA  Vinales: Saya Akan Merindukan Valentino Rossi

Link Video Rossi Naik F1:

Soal Ayrton Senna 

Valentino Rossi juga menceritakan pandangannya tentang pembalap Formula One yang terkenal asal Brasil yakni Ayrton Senna, salah satu pembalap terbesar sepanjang masa. Ayrton Senna adalah pembalap yang telah mengukir banyak kejadian penting dalam sejarah otomotif. Banyak dari catatannya masih utuh sampai sekarang. Pembalap asal Brasil ini dalam karirnya telah memenangkan 3 gelar dunia, telah menaklukkan 41 kemenangan dan naik podium 80 kali.

Dia sangat cepat dalam sesi kualifikasi, mampu meraih 65 Pole dan pemegang rekor dari 1989 hingga 2006, tahun di mana ia dikalahkan oleh Michael Schumacher, yang pada gilirannya dilampaui juga oleh Lewis Hamilton. Saat itu pesaing utamanya adalah Alain Prost yang juga merupakan rekan satu timnya di McLaren.

BACA JUGA  Pabrikan Setuju Jika Ada Tes Lagi Sebelum MotoGP Mulai

Sayangnya, karier Senna, seperti yang diketahui, berakhir tiba-tiba di Imola pada tahun 1994 setelah kecelakaan mengerikan yang merenggut nyawanya. Namun, banyak orang di tahun-tahun ini terinspirasi olehnya dan masih mengejar mitosnya. Beberapa hari yang lalu Senna berusia 60 tahun (jika masih hidup). Valentino Rossi, yang diwawancarai oleh “Sky Sport 24”, mengatakan tentang pandangannya terhadap pembalap Brasil itu.

“Senna adalah salah satu pembalap paling penting di semua tingkatan. Banyak yang terinspirasi olehnya. Dia mungkin pembalap paling berbakat dalam sejarah,” ungkap Vale.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here