Valentino Rossi Ungkap Siapa Saja Rival Terberat Selama Karirnya

Valentino Rossi dan Marc Marquez. Foto: motogp.com

OTOSPORTIF – Tahun ini Valentino Rossi merayakan musim ke-25 tahunnya di kejuaraan MotoGP. Dalam sebuah video yang dibuat oleh DAZN ia mengingat lima lawan yang paling bersejarah buatnya.

Sejarah panjang penuh dengan emosi dan kemenangan adalah hal yang tidak akan pernah dilupakan olehnya. Sembilan gelar dunia dan lebih dari seratus kemenangan telah dicapainya, tetapi ada juga saat-saat sulit yang harus dilalui seperti saat 2 tahun di Ducati.

Kali ini The Doctor menunjukkan lima lawan utama dalam karirnya. Dimulai dengan Max Biaggi dan GP Jepang 2001, “Persaingan paling menegangkan, tetapi juga yang paling sportif, aku ingat itu seolah baru terjadi kemarin,” ingat Rossi.

BACA JUGA  Franco Morbidelli Perbarui Kontrak 2 Tahun dengan Petronas Yamaha SRT, Rossi Kapan??

GP Spanyol 2005 adalah deklarasi perangnya dengan Sete Gibernau, dimana dia menyalip di sudut terakhir dan memaksa lawan dari Spanyol itu keluar jalur. Manuver yang sempat dibahas namun tidak menyebabkan hukuman kepada Rossi. Itulah saat pertama kali Gibernau mendapat serangan pada tingkat psikologis. “Itu jelas mempengaruhi perkembangan hingga sisa musim ini,” katanya kepada DAZN.

Casey Stoner adalah rival historis ketiga yang ditunjukkan oleh Vale, di mana manuver ikonik saat menyalip di tikungan Corkscrew pada 2008 di Amerika. Manuver belok dalam kerikil itu menyebabkan moral pembalap Australia turun sehingga membuatnya jatuh tak lama kemudian.

Era Modern Lorenzo dan Marquez

Dalam sejarah balap modern, Valentino Rossi harus berhadapan dengan Jorge Lorenzo, yang merupakan rekan setimnya di Yamaha. “Dua kepribadian yang sangat kuat, atau dua ayam jantan di kandang tidak akan mudah untuk diatur,” komentar Lorenzo saat itu.

BACA JUGA  Quartararo Masih Gugup Kalau Ketemu Idolanya, Siapa?

Jorge menyoroti alasan yang membuatnya sangat tidak suka. “Ketika seorang pembalap berbagi garasi dengan Valentino Rossi, tidak mungkin untuk mengalahkannya khususnya di media,” ungkapnya.

Jorge tidak pernah ikut merayakan kemenangan yang diraih oleh Rossi, justru sebaliknya. Dia malah menantangnya secara terbuka, hingga akhirnya kembali menjadi rekan satu tim untuk menjadi pembalap penguji Yamaha.

Lawan kelima dan terakhir Valentino Rossi adalah Marc Marquez, mungkin yang paling sulit. Apalagi rentang usia yang terlalu jauh. Awalnya sebuah hubungan dimulai di dengan baik, dengan pertukaran pujian dan banyak undangan untuk berlatih di  Tavullia.

Sampai saat terjadinya GP Sepang 2015 yang harganya harus dibayar mahal untuk Rossi. Kemudian pada 2018 di Argentina, perseteruan juga kembali terjadi. Sejak itu mulai mereda tetapi Valentino Rossi tidak akan pernah melupakan apa yang telah terjadi di Sepang Malaysia.

BACA JUGA  Tiga Kemenangan Rossi Yang Paling Favorit, Melawan Siapa Saja?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here