Yamaha dan Rossi Gagal Tes Di Austria Gara-Gara Virus

Valentino Rossi Gagal Tes di Austria. Foto: motogp.com

Tim pabrikan Yamaha sebelumnya merencanakan tes pribadi pada Kamis lalu di Red Bull Ring, Austria namun akhirnya gagal. Tes resmi yang juga akan di ikuti oleh Valentino Rossi ini akhirnya tidak dapat dilakukan karena pembatasan akibat virus Corona di negara Austria.

Dua bulan telah berlalu sejak dimulainya Kejuaraan Dunia MotoGP untuk musim 2020 ini atau sejal seri pertama bagi kelas Moto2 dan Moto3 diadakan di Qatar. Panedemi virus corono telah membuat berbagai aspek tumbang yang terpaksa menghentikan semua aktivitas termasiuk balap MotoGP. Efek dari Covid-19 ini telah menyebabkan pembatalan empat seri balap diantaranya Jerman, Qatar, Finlandia dan Belanda dan masih ada penundaan tujuh seri balapan lainnya yakni Thailand, Amerika Serikat, Argentina, Jerez, Prancis, Italia dan Catalonia.

Saat ini beberapa negara di Eropa sudah mampu mengendalikan penyebaran virus ini dan mulai membuka diri. Beberapa pembalap MotoGP dapat kembali ke latihan dan mempersiapkan motor baru mereka untuk musim ini pada 19 Juli di Jerez. Balapan selama semusim ini yang direncanakan akan tayang di Eropa akan digelar tanpa penonton. Sebuah hal yang memang sangat menyedihkan namun harus di lakukan untuk kebaikan bersama dan demi mulainya balapan.

BACA JUGA  Aplikasi Y-Connect dan Harga Resmi All New Nmax Connected/ABS

Tetapi sebelum dimulainya balapan, Dorna akan menyiapkan pretest sehingga semua orang dapat kembali menggunakan mesin mereka setelah lima bulan dan menemukan kondisi yang terbaik. Tes akan berlangsung di kota Andalusia (Jerez) hanya beberapa hari sebelum balapan dimulai. Sedangkan untuk tes pribadi untuk 15 Juli, belum didukung oleh semua tim di MotoGP.

Sirkuit Red Bull Ring Austria. Foto: motogp.com

Kasus pertama bagi Yamaha adalah dengan gagalnya mereka melakukan tes pribadi di Austria. Seperti dilansir portal ‘Speedweek.com’, Yamaha telah merencanakan tes pribadi untuk 14 Mei lalu di Red Bull Ring, Austria. Sesi ini akan diikuti oleh semua pembalap merek Yamaha yang akhirnya harus berantakan karena adanya pembatasan yang masih berlaku. Austria, negara tempat sirkuit itu berada, masih tegas dengan aturannya, di samping kesulitan untuk melakukan perjalanan antar negara. Dan bahkan di Spanyol sangat sulit untuk meninggalkan atau memasuki negara itu. Situasi ini telah memaksa pembatalan tes ‘rahasia’ merek garpu tala ini.

BACA JUGA  Lin Jarvis Ultimatum Valentino Rossi, Harus Cepat Memutuskan!

Pembalap juara dunia 9 kali Valentino Rossi pun akhirnya gagal masuk ke Austria meskipun menyewa jet pribadi. “Pada awalnya, kami berbicara dengan Maio Meregalli dan Johan Stigefelt, dari Petronas, tentang Fabio Quartararo. Kami diberitahu itu bisa berhasil, tetapi Maverick dan Quartararo terkurung di Andorra. Dan Michael van der Mark tidak bisa mengikuti tes COVID-19 di Wina sampai Kamis, dan ia tidak akan mendapatkan hasilnya sampai Jumat. Jadi kami memberi tahu Meregalli, yang bertanggung jawab atas tim pabrik, dan Valentino segera memberi tahu kami bahwa ia ingin datang. Dia bahkan rela terbang dengan pesawat pribadi ke Graz bersama rekan-rekannya. Tetapi tidak mendapatkan izin untuk mendarat. Saya menulis email kepada Wakil Kanselir dan Menteri Olahraga, Werner Kogler, untuk melihat apakah dia bisa mengangkat penutupan perbatasan yang dikenakan pada warga negara dari Italia, tetapi sayangnya saya tidak mendapat jawaban. Bahkan Valentino membuat permintaannya sendiri ke Graz. Sekarang kita akan melihat apakah kita dapat mengatur ulang jadwal lagi,” jelas Mandy Kainz, Ketua Tim Yamaha Racing Team Austria.

BACA JUGA  Seekor Serigala Nyasar di Ranch Milik Valentino Rossi

Meski bisa berlatih di Ranch miliknya namun Valentino Rossi masih belum bisa pindah ke sirkuit Misano. Pembatasan untuk bergerak bebas antar daerah masih berlaku. Meskipun sirkuit hanya berjarak 20 kilometer dari Tavullia, rute yang menjadi tuan rumah Grand Prix San Marnino setiap tahun berada di wilayah Emilia-Romagna, sedangkan kediaman Rossi di Pesaro dan Urbino.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here